Berita Banyumas

Warga Rawalo Banyumas Berstatus Positif Covid-19 Meninggal Seusai Melahirkan

"Ibu hamil ini berumur 29 tahun. Dia diketahui memiliki komorbid (penyakit bawaan) TB (tuberculosis)," jelas Bupati Banyumas Achmad.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein ditemui Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Seorang ibu berstatus positif Covid-19 di Banyumas meninggal dunia setelah melahirkan.

Pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas.

"Ibu hamil ini berumur 29 tahun. Dia diketahui memiliki komorbid (penyakit bawaan) TB (tuberculosis)," jelas Bupati Banyumas Achmad Husein seusai meresmikan Kampung Jaga Komorbid di Desa Danaraja, Kecamatan Banyumas, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Lindungi Lansia dari Virus Covid-19, Pemkab Banyumas Beri Gelang dan Pantau di Aplikasi Jiwong Jiga

Baca juga: Update Kasus Corona di Tegal: 4 Pedagang Margasari Positif Covid-19, Muncul 3 Klaster Keluarga

Baca juga: Pamit Ke Sawah, Warga Petungkriyono Pekalongan Tak Pernah Pulang

Baca juga: Siapkan Payung, Purwokerto dan Purbalingga Siang Ini Diperkirakan Hujan

Bupati mengatakan, orang berstatus komorbid tak hanya mereka yang berumur di atas 55 tahun atau masuk kategori lanjut usia (lansia).

"Komorbid ini tidak harus yang di atas 55 tahun, yang dibawah itu juga ada jika ada penyakit penyertanya. Ibaratnya, Covid-19 ini adalah algojo bagi warga yang punya penyakit pemberat," jelasnya.

Seperti yang terjadi pada ibu hamil di Rawalo tersebut. Husein mengatakan, yang bersangkutan meninggal dalam status positif Covid-19 setelah melahirkan, beberapa hari lalu.

"Bayinya dapat diselamatkan dengan operasi sesar tetapi sang ibu meninggal beberapa hari kemudian. Setelah dilakukan swab lingkungannya, semuanya negatif," ujarnya.

Bupati berharap, tak ada lagi kasus kematian akibat virus Covid-19 di Banyumas. Itu sebabnya, pihaknya meluncurkan Kampung Jogo Komorbid dan memantau kesehatan lansia lewat aplikasi Jiwong Jiga.

"Jangan ada lagi kasus kematian akibat Covid-19," harapnya.

Berdasarkan data di laman covid-19.banyumaskab.go.id, Senin siang, total kasus positif di Banyumas mencapai 698 kasus, dimana 173 orang masih dirawat di rumah sakit, 447 orang dinyatakan sembuh, dan 19 meninggal. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Bersiap Hadapi Lagi Bosnia Herzegovina, Ini Fokus Pelatih Shin Tae-yong pada Timnas U-19 Indonesia

Baca juga: Sulit Menyisihkan Uang untuk Menabung? Coba Metode Kakeibo dari Jepang Ini

Baca juga: Sempat Diabaikan, Gambar Kucing Rebahan Berumur 2000 Tahun Terlihat di Gurun Nazca Peru

Baca juga: BLT Pekerja Gelombang 2 Bakal Disalurkan Sebelum November

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved