Prakiraan Cuaca
Siapkan Payung, Purwokerto dan Purbalingga Siang Ini Diperkirakan Hujan
Laman prakiraan cuaca di bmkg.go.id, juga memperlihatkan sebagian wilayah di Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan ringan-sedang pada siang hari.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Senin (19/10/2020), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Triyotomo, langit pada umumnya akan berawan.
Ada potensi hujan ringan yang tersebar tidak merata di wilayah pegunungan tengah dan pesisir selatan pada awal malam hari.
Sementara itu, laman prakiraan cuaca di bmkg.go.id, juga memperlihatkan sebagian wilayah di Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan ringan-sedang pada siang hari.
Baca juga: La Nina Mulai Datang, BMKG Peringatkan Datangnya Hujan Lebat 18-24 Oktober 2020
Baca juga: BMKG Peringatkan Adanya Hujan Ekstrem Hingga Desember 2020
Baca juga: BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi, Kerap Terjadi di Musim Penghujan
Wilayah itu di antaranya, Purwokerto, Banjarnegara, Purbalingga, juga Cilacap.
Sementara, pada malam hari, untuk wilayah-wilayah tersebut mengalami mendung.
Suhu udara berkisar antara 21 derajat dan mencapai 34 derajat Celcius.
Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 60 hingga 95 persen.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.
"Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko, Selasa (22/9/2020).
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 19 Oktober 2020 Rp 2.040.000 Per 2 Gram
Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Senin 19 Oktober 2020: Ada Film The Last Stand dan Film Arsenal di TransTV
Baca juga: Kepergiannya Diundur, Witan Siap Balaskan Dendam Timnas U-19 Indonesia pada Bosnia Herzegovina
"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat," imbuhnya.
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-prakiraan-cuaca.jpg)