Breaking News:

Berita Jateng

Dapat Rekomendasi dari DPRD untuk Membubarkan PT SPJT, Ini Kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Menanggapi rekomendasi ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku senang mendapat perhatian atau catatan dari DPRD terhadap kinerja BUMD.

Kompas.com/DOK. Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat bertemu dengan serikat pekerja, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Minggu (11/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Anggaran atau Banggar DPRD Jawa Tengah merekomendasikan pembubaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tidak produktif kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Dalam rekomendasi yang dirumuskan pada rapat Banggar beberapa waktu lalu, pemprov diminta menata pengelolaan manajemen BUMD.

Secara khusus, Banggar menyebut PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) yang direkomendasikan dibubarkan karena tidak produktif.

Menanggapi rekomendasi ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku senang mendapat perhatian atau catatan dari DPRD terhadap kinerja BUMD.

Baca juga: Rekomendasi Banggar DPRD Jateng: Bubarkan PT SPJT Karena Tidak Produktif

Baca juga: 2,5 Jam, Ganjar Diskusi Soal UU Cipta Kerja Bareng SPSI Jateng. Ini Kesepakatan Mereka

Baca juga: Targetkan Jadi Provinsi Tenaga Surya, Ganjar Minta Perusahaan dan Kantor Pemerintah Bangun PLTS

Baca juga: Disepakati Lewat Peraturan, Anggota DPRD Jateng Tak Boleh Ajak Keluarga saat Kunker

Ia mengakui, sampai sekarang, masih ada BUMD milik pemprov yang belum menunjukkan perkembangan signifikan.

"Catatan yang cukup bagus. Ini kritik yang bagus, menampar, evaluatif, soal performance BUMD yang kurang baik," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya, ada beberapa BUMD yang perlu dikelola atau ditata lebih baik lagi dari segi kapasitas serta manajemen.

Khusus untuk PT SPJT, kata dia, perlu pengalihan atau pemfokusan kembali (refocusing) anggaran investasi mengingat masih rendahnya performance kinerja BUMD tersebut.

"Anggaran untuk investasi di sana (SPJT) tidak berjalan baik, direkomendasikan untuk diinvestasikan ke BUMD lain yang lebih produktif. Hal tersebut akan ditindaklanjuti segera agar kami bisa berlari lebih kencang," ujarnya.

Sebelumnya, anggota Banggar DPRD Jateng, Sriyanto Saputro, membenarkan rekomendasi Banggar, satu di antaranya langkah pembubaran BUMD PT SPJT.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved