Penanganan Corona
Hasil Penelitian: Virus Covid-19 Bertahan Hidup Hingga 28 Hari di Layar Ponsel
Ahli dan Ilmuwan tak hanya meneliti obat dan vaksin yang tepat untuk melawan virus Covid-19 tetapi juga bagaimana virus tersebut bertahan hidup.
Melansir dari BBC, Prof Ron Eccles, mantan direktur Common Cold Center di Universitas Cardiff, mengkritik penelitian tersebut dan mengatakan bahwa virus dapat bertahan selama 28 hari bisa menyebabkan "ketakutan yang tidak perlu di masyarakat".
"Virus menyebar di permukaan dari lendir pada batuk dan bersin serta jari-jari kotor dan penelitian ini tidak menggunakan lendir manusia segar sebagai media untuk menyebarkan virus," katanya.
Baca juga: Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Adik Pasha Ungu Ditangkap BNN
Baca juga: Profil Jack Brown: Siswa Terbaik Akademi Manchester United, Pernah Gagal Tembus Skuad Garuda Muda
Baca juga: Tak Terima Diputus Cinta, Pemuda Asal Pejagatan Kebumen Ini Unggah Foto dan Video Syur Mantan Pacar
Ia menjelaskan, lendir segar adalah lingkungan yang tidak ramah bagi virus karena mengandung banyak sel darah putih yang menghasilkan enzim untuk menghancurkan virus serta dapat mengandung antibodi dan bahan kimia lain untuk menetralkan virus.
"Menurut pendapat saya, virus yang menular hanya akan bertahan selama berjam-jam di dalam lendir di permukaan daripada berhari-hari," ujar dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi: Lama Waktu Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Permukaan Benda".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona.jpg)