Berita Narkotika
Pakai Seragam Ojol, Pemuda Ini Ditangkap Bawa Sabu, Kapolres Kebumen: Dia Sangat Beruntung
Pengakuan tersangka yang ditangkap di Kebumen, sabu tersebut adalah miliknya yang didapat dari seseorang di wilayah Kabupaten Magelang.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemuda asal Kecamatan Candisari Kota Semarang, TF (22) ditangkap jajaran Sat Resnarkoba Polres Kebumen, Sabtu (26/9/2020) sekira pukul 01.20 di Kecamatan Petanahan, Kebumen.
Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, dari penangkapan itu, pihaknya menyita beberapa barang bukti.
Seperti sepaket sabu yang dikemas pada sebuah plastik klip warna bening yang dimasukan ke dalam bekas bungkus rokok.
• Residivis Kembali Masuk Penjara, Curi Handphone Milik Tetangga Jelang Subuh di Ambal Kebumen
• Spanduk Kotak Kosong Dicopot Warga di Kebumen, Ini Komentar Bawaslu Jateng
• Masjid Pancasila Kebumen Jadi Simbol Pemersatu Umat, Berikut Ini Sejarah Berdirinya
• Tak Cuma Razia Masker, Polres Kebumen Juga Cek Isi Dompet Pengendara, Kalau Kosong Diberi Uang
"Saat tersangka kami geledah, didapatkan barang bukti sabu tersebut," ungkap AKBP Rudy kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (7/10/2020).
Pengakuan tersangka, sabu tersebut adalah miliknya yang didapat dari seseorang di wilayah Kabupaten Magelang.
Untuk mengelabui petugas, tersangka mengenakan jaket ojek online (ojol).
Tetapi upayanya gagal total.
Dia harus pasrah digiring petugas ke Mapolres Kebumen, karena kepemilikan barang haram itu.
Tersangka juga mengakui telah mengkonsumsi sabu setahun terakhir.
"Semoga setelah ditangkap, tersangka bisa jera," ujar AKBP Rudy.
Kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu sudah menjalar, baik kalangan masyarakat bawah hingga elit bahkan publik figur.
Padahal, penggunan sabu berdampak buruk bagi tubuh manusia.
AKBP Rudy menyebut, pemuda itu beruntung lantaran tertangkap petugas.
Sehingga ia berpeluang menyesali perbuatannya dan menjadi lebih baik ke depan.
Di luar sana, banyak pemakai narkoba harus meregang nyawa karena over dosis hingga hilang kesempatan untuk memperbaiki diri.