Berita Narkotika

Pakai Seragam Ojol, Pemuda Ini Ditangkap Bawa Sabu, Kapolres Kebumen: Dia Sangat Beruntung

Pengakuan tersangka yang ditangkap di Kebumen, sabu tersebut adalah miliknya yang didapat dari seseorang di wilayah Kabupaten Magelang.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES KEBUMEN
Gelar perkara kasus narkoba di Mapolres Kebumen, Rabu (7/10/2020). Seorang pemuda asal Semarang ditangkap karena bawa sabu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemuda asal Kecamatan Candisari Kota Semarang, TF (22) ditangkap jajaran Sat Res narkoba Polres Kebumen, Sabtu (26/9/2020) sekira pukul 01.20 di Kecamatan Petanahan, Kebumen.

Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, dari penangkapan itu, pihaknya menyita beberapa barang bukti.

Seperti sepaket sabu yang dikemas pada sebuah plastik klip warna bening yang dimasukan ke dalam bekas bungkus rokok.

Residivis Kembali Masuk Penjara, Curi Handphone Milik Tetangga Jelang Subuh di Ambal Kebumen

Spanduk Kotak Kosong Dicopot Warga di Kebumen, Ini Komentar Bawaslu Jateng

Masjid Pancasila Kebumen Jadi Simbol Pemersatu Umat, Berikut Ini Sejarah Berdirinya

Tak Cuma Razia Masker, Polres Kebumen Juga Cek Isi Dompet Pengendara, Kalau Kosong Diberi Uang

"Saat tersangka kami geledah, didapatkan barang bukti sabu tersebut," ungkap AKBP Rudy kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (7/10/2020).

Pengakuan tersangka, sabu tersebut adalah miliknya yang didapat dari seseorang di wilayah Kabupaten Magelang.

Untuk mengelabui petugas, tersangka mengenakan jaket ojek online (ojol).

Tetapi upayanya gagal total.

Dia harus pasrah digiring petugas ke Mapolres Kebumen, karena kepemilikan barang haram itu.

Tersangka juga mengakui telah mengkonsumsi sabu setahun terakhir.

"Semoga setelah ditangkap, tersangka bisa jera," ujar AKBP Rudy.

Kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu sudah menjalar, baik kalangan masyarakat bawah hingga elit bahkan publik figur.

Padahal, penggunan sabu berdampak buruk bagi tubuh manusia.

AKBP Rudy menyebut, pemuda itu beruntung lantaran tertangkap petugas.

Sehingga ia berpeluang menyesali perbuatannya dan menjadi lebih baik ke depan.

Di luar sana, banyak pemakai narkoba harus meregang nyawa karena over dosis hingga hilang kesempatan untuk memperbaiki diri.

"Sangat beruntung sekali pemuda tersebut bisa kami tangkap."

"Banyak kasus over dosis yang berujung kematian karena mengkonsumsi sabu," ungkap AKBP Rudy.

Kini tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ancaman penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 10 miliar. (Khoirul Muzakki)

Tersangka Beri Uang Jajan Rp 50 Ribu Seusai Cabuli Gadis Bawah Umur di Wangon Banyumas

Tingkat Kesembuhan Santri Positif Covid-19 Tinggi di Banyumas, 73 Orang Sudah Sembuh

Keduanya Meninggal Dunia, Korban Tenggelam di Bendung Gerak Serayu Banyumas

Terbongkar! Kasus Perdagangan Anak di Banyumas, Orangtua Curiga Ada Benjolan di Alat Vital Anaknya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved