Breaking News:

Penanganan Corona

Dua Pegawai Dikbud Tegal Terpapar Covid-19

Dua dari 69 pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Dua dari 69 pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini diketahui setelah Dikbud menerima hasil tes swab yang dilakukan kepada 73 pegawainya Senin (28/9/2020) lalu.

Tes swab di lingkungan Dikbud dilakukan setelah ada satu pegawai meninggal dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinkes Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji mengatakan, masih ada empat sampel tes swab yang hasilnya belum keluar.

"Meski sudah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun Dikbud Kabupaten Tegal belum bisa disebut sebagai klaster. Karena dua orang ini belum tentu tertular dari kasus pertama, atau bisa juga tertular dari yang lain. Sehingga, sampai saat ini, masih dilakukan tracing," terang Hendadi, Selasa (6/10/2020).

Targetkan Jadi Provinsi Tenaga Surya, Ganjar Minta Perusahaan dan Kantor Pemerintah Bangun PLTS

Pengamat Dorong Penolak UU Cipta Kerja Segera Ajukan Judicial Review ke MK

Siap-siap, BLT Pekerja Tahap 5 Cair Mulai Hari Ini

Apindo Jateng Imbau Perusahaan Beri Sanksi Buruh Peserta Mogok Kerja Tolak UU Cipta Kerja

Hendadi mengatakan, dua pegawai positif Covid-19 tersebut termasuk orang tanpa gejala. Itu sebabnya, setelah hasil swab keluar, mereka diminta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Isolasi mandiri dilaksanakan selama dua pekan. Ketika hasil swab berikutnya keduanya dinyatakan negatif maka yang bersangkutan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Tidak hanya di lingkungan kantor Dikbud, tim Dinkes Kabupaten Tegal juga melakukan tes swab massal ke sejumlah guru dan staf sekolah.

Total pegawai di sekolah-sekolah yang masih dalam naungan Dikbud Kabupaten Tegal yang mengikuti tes swab sebanyak 126 orang. Ditambah pengajar di SD Bukateja 2 sebanyak 9 orang.

Swab di SD Bukateja 2 dilakukan setelah kepala sekolahnya terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga kontak eratnya harus melakukan tes swab.

"Hasil tes swabnya belum keluar dan siswa kebetulan masih melakukan pembelajaran dari rumah sehingga tidak ada kontak erat dengan siswa," katanya. 

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)

26 Santri Ketahuan Positif Covid-19 setelah Seorang Santri Mengeluh Hilang Kemampuan Membau

10 Guru di Kota Semarang Positif Covid-19, Disdik: Bukan Klaster Sekolah

10 Warga Temanggung Positif Covid-19 Sepulang Piknik dari Banjarnegara, 1 Meninggal Dunia

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved