Breaking News:

Penanganan Corona

10 Warga Temanggung Positif Covid-19 Sepulang Piknik dari Banjarnegara, 1 Meninggal Dunia

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan, sebelumnya, terdapat rombongan warga Parakan berwisata ke tempat wisata air di daerah Banjarnegara.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEMANGGUNG - Kasus Covid-19 di Kabupaten Temanggung meluas. Setelah Corona menyebar melalui klaster kondangan, terdapat klaster baru yakni klaster piknik atau berwisata ke luar daerah.

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan, sebelumnya, terdapat rombongan warga Parakan berwisata ke tempat wisata air di daerah Banjarnegara.

Selepas dari bepergian itu, satu orang di antara rombongan, sakit dan meninggal.

"Pulang dari piknik, satu orang sakit dan meninggal. Hasil swab yang dilakukan saat dia sakit, ternyata positif," terangnya saat ditemui di kantor bupati, Senin (5/10/2020).

Pengelola Objek Wisata Guci Tegal Tolak Pengunjung Tak Bermasker Guna Cegah Penyebaran Covid-19

Mulai Hari Ini, Tak Pakai Masker saat Terjaring Razia di Karanganyar Didenda Rp 20 Ribu

Hingga 4 Oktober 2020, Ada 73 Santri di Banyumas Dinyatakan Sembuh Covid-19

Mulai Pekan Depan, Hasil PCR Covid-19 di RSUD Dr Soeselo Slawi Bisa Keluar di Hari Tes

Khadziq melanjutkan, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan Temanggung melakukan tes swab kepada semua orang yang ikut dalam rombongan tersebut. Hasilnya, ditemukan sembilan orang terkonfirmasi positif Corona.

Menurutnya, warga positif Covid-19 dari klaster ini langsung dibawa ke Balai Latihan Kerja (BLK) Temanggung untuk menjalani isolasi.

Terkait munculnya klaster baru ini, Khadziq meminta masyarakat Kabupaten Temanggung menahan diri untuk tidak bepergian ke luar daerah di tengah pandemi, jika tidak terlalu dibutuhkan.

Akan tetapi, ketika diharuskan bepergian dengan tujuan ekonomi, kesehatan, maupun keperluan keluarga dan pekerjaan yang mendesak, Khadziq berharap, warga tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ia juga mengimbau warga Temanggung menahan diri untuk tidak berwisata sementara waktu.

"Setiap ada yang positif, kami langsung tracing dan swab. Hasil yang positif, kami minta menjalani karantina di kabupaten. Kalau tidak bersedia, harus menyertakan surat pernyataan dari yang bersangkutan disertai surat dari kepala desa setempat dan Jogo Tonggo, perihal kesediaannya untuk mengawasi yang bersangkutan selama isolasi mandiri," tegasnya.

Kenalkan Roti Goreng, Odading Bertabur Wijen Ala Kota Tegal yang Memiliki Rasa Manis dan Gurih

Beralasan Kasus Covid-19 Meningkat, Polisi Tak Keluarkan Izin Demo Buruh di Gedung DPR MPR Hari Ini

Masa Kampanye, Ombudsman Jateng Soroti Netralitas ASN di Tiga Daerah Ini

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved