Berita Cilacap
Pelajar SMP Bikin Selebaran Palsu, Kehadiran KA Nusa Ekspres Relasi Cilacap-Tegal Dipastikan Hoaks
Manager Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Supriyanto menegaskan tidak pernah mengeluarkan selebaran kehadiran KA Nusa Ekspress relasi Cilacap-Tegal.
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Belakangan ini muncul di beberapa media sosial terkait kabar kehadiran kereta api (KA) Nusa Ekspres relasi Cilacap-Tegal.
Kabar tersebut pun dipertanyakan sejumlah kalangan, terutama warga Kabupaten Cilacap.
Menanggapi hal itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan kabar tersebut adalah hoaks atau informasi bohong.
Dalam selebaran yang mengatasnamakan PT KAI itu, dituliskan kereta akan melewati beberapa stasiun.
• India Disebut Penyerap Cengkeh Terbanyak di Indonesia, Ini Upaya Tim Karantina Pertanian Cilacap
• DPO Kasus Penipuan Jual Beli Emas Tertangkap di Cilacap, Kajari Purwokerto: Sudah Inkrah Sejak 2012
• 17 Santri Ponpes Purwanegara Banyumas Dinyatakan Sudah Sembuh
• Mendesak Secepatnya Digelar Musda, Kader Segel Kantor Partai Golkar Purbalingga
Seperti Stasiun Cilacap, Kroya, Purwokerto, Prupuk, dan Tegal.
Disebut dalam selebaran hoaks, harga tiket dibandrol Rp 15.000.
Tak hanya itu, disebutkan pula jadwal keberangkatan kereta api.
Kereta api Nusa Ekspres disebutkan beroperasi mulai 1 Oktober 2020.
Seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (29/9/2020), Manager Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Supriyanto menegaskan tidak pernah mengeluarkan selebaran tersebut.
Lebih lanjut, PT KAI juga tidak mengoperasikan atau tidak ada KA Nusa Ekspres.
Ia menjelaskan, selebaran berisi informasi perjalanan KA Nusa Ekspres ini diedarkan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Itu disebarkan pada Sabtu (26/9/2020) melalui WhatsApp hingga media sosial seperti Instagram.
"Setelah kami cek dan telusuri, informasi flyer tersebut palsu atau hoaks," kata Supriyanto.
Supriyanto menambahkan, oknum pembuat selebaran palsu ini telah berhasil ditelusuri oleh PT KAI.
"Didapati ada pelajar SMP yang membuat flyer tersebut," ujarnya.