Berita Wonosobo

Balita 3 Tahun Asal Kepil Wonosobo Meninggal sebagai Suspek Covid-19

Seorang pasien balita yang baru berusia 3 tahun, MRA, dari Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, meninggal dengan status suspek Covid-19.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas mengubur balita yang merupakan pasien suspek Covid-19 di Kecamatan Kepil, Wonosobo, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kabupaten Wonosobo kembali berduka. Seorang pasien balita yang baru berusia 3 tahun, MRA, dari Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, meninggal dengan status suspek Covid-19.

Ia dimakamkan ditempat desa asal sang ibu, Desa Ngalian, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.

Proses pemakaman dilaksanakan Rabu (23/9/2020) malam, sekitar pukul 20.30 WIB. Dengan menggunakan protokol Covid-19 lengkap, pemakaman pasien suspek Covid-19 berjalan lancar.

Pemakaman dilakukan Aiptu M Sutanto dan Brigadir R Walid Azizi, dari Polsek Kepil; serta Serka Purwanto, Anggota Koramil Kepil. Juga, dua warga yang memakai APD lengkap.

Terprovokasi, Warga Keroyok dan Lempari Batu Petugas Medis saat Pemakaman Pasien Suspec Covid-19

23 Pegawai Kemenag Banyumas Jalani Tes Swab Seusai Satu Pegawai Meninggal Akibat Covid-19

15 Objek Wisata di Banyumas Dicanangkan sebagai Tempat Wisata Siaga Candi

Telkom Purwokerto Salurkan 1000 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19, Banyumas Kejatah 250

Petugas Puskesmas Kepil 2, Prastowo, di Desa Ngalian, Kecamatan Kepil, menyatakan, pasien adalah penyerahan dari RSU Tidar Magelang, yang memiliki penyakit bawaan lahir berupa penyakit paru-paru. Anak itu meninggal Rabu, pukul 16.00 WIB.

Proses pemulangan dan pemakaman jenazah pasien tidak menuai penolakan dari warga.

"Alhamdulillah, warga Desa Ngalian tidak menolak dengan pemakaman ini, bahkan ikut prihatin," jelas Prastowo, Kamis (24/9/2020).

Aiptu M Sutanto yang juga Kanit Sabhara Polsek Kepil mengatakan, masyarakat tidak perlu takut dengan ancaman virus Covid-19.

Terpenting, masyarakat mau melakukan aksi 3M, yakni selalu mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, dan memakai masker sebagai upaya mencegah penularan virus.

Tidak kalah penting, masyarakat diharapkan bisa selalu menjaga kebersihan serta makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Kapolsek Kepil Iptu Mus Subadi mengatakan, pihaknya sedang gencar melakukan operasi Yustisi dengan sasaran pelanggar penggunaan masker. Operasi digelar tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore.

Cerita Siswa MTs Pakis Banyumas Belajar Daring: Cari Sinyal di Atas Bukit, Gantian Ponsel saat Ujian

Polres Purbalingga Tangkap Pemakai dan Pengedar Sabu di Bajong Bukateja

Pengambilan Nomor Urut Kertas Suara Pilkada Demak: Eisti-Alim Nomor 1, Mugiyono-Badruddin Nomor 2

Gagal Gabung Juventus, Luis Suarez Resmi Merapat ke Atletico Madrid

Operasi ini dilaksanakan di jalan umum, pasar, serta tempat keramaian supaya masyarakat patuh untuk melaksanakan protokol kesehatan.

"Kita patuh, kita sehat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved