Breaking News:

Berita Banyumas

23 Pegawai Kemenag Banyumas Jalani Tes Swab Seusai Satu Pegawai Meninggal Akibat Covid-19

Kamis (24/9/2020), 23 pegawai di Kemenag Banyumas menjalani tes swab untuk mencegah penularan virus corona tersebut.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Seorang pegawai di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas menjalani tes swab, Kamis (24/9/2020). Tes usap ini dijalani 23 pegawai Kemenag Banyumas dan beberapa pegawai bank rekanan yang memiliki kontak erat dengan pasien meninggal Covid-19 yang juga pegawai di kementerian tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas mengambil langkah cepat setelah ada seorang pegawainya meninggal dunia akibat Covid-19. Kamis (24/9/2020), 23 pegawai di Kemenag Banyumas menjalani tes swab untuk mencegah penularan virus corona tersebut.

Tes swab juga dilakukan kepada pegawai bank rekanan yang pernah kontak langsung dengan pasien meninggal tersebut.

Kepala Kantor Kemenag Banyumas Akhsin Aedi mengatakan, pegawai yang meninggal merupakan pria berusia 45 tahun. Pegawai tersebut bertugas di bagian pendaftaran dan pembatalan haji.

Satu Pegawai Kantor Kemenag Banyumas Meninggal, Bupati Achmad Husein: Dia Adalah Pasien Covid-19

Terprovokasi, Warga Keroyok dan Lempari Batu Petugas Medis saat Pemakaman Pasien Suspec Covid-19

UPDATE Kasus Covid-19 Banyumas: Tercatat 421 Kasus dan Terbanyak di Purwokerto Selatan, Ada 39 kasus

"Riwayat perjalanan yang bersangkutan pernah ke Semarang pada 28 Agustus lalu. Ke Semarang mengurus pengusulan mutasi haji dan pendistribusian buku manasik haji ke beberapa KUA," jelasnya, Kamis.

"Sementara, pada 9-11 September, yang bersangkutan mengikuti rakor (rapat koordinasi) operator Siskohat di salah satu hotel di Purwokerto," imbuhnya.

Menurut Akhsin, pegawai yang meninggal tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi. Dimungkinkan, kondisi pegawai itu melemah akibat penyakit tersebut.

Pegawai tersebut mulai dirawat di rumah sakit sejak Jumat (18/9/2020) dan meninggal pada Selasa (22/9/2020).

Meski begitu, Kantor Kemenag Banyumas masih melakukan pelayanan terhadap masyarakat dengan pengetatan protokol kesehatan.

15 Objek Wisata di Banyumas Dicanangkan sebagai Tempat Wisata Siaga Candi

Berbeda dari Indonesia, 2 Negara Ini Tunda Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19

Polres Purbalingga Tangkap Pemakai dan Pengedar Sabu di Bajong Bukateja

Hanya saja, Kemenag Banyumas menerapkan sistem kerja di kantor secara bergantian. 70 persen pegawai menjalani work from home (WFH) dan hanya 30 persen yang masuk kantor setiap harinya.

Para pegawai yang menjalani tes swab juga langsung diminta WFH. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved