Berita Banyumas
15 Objek Wisata di Banyumas Dicanangkan sebagai Tempat Wisata Siaga Candi
Objek Wisata Baturaden bersama 14 tempat wisata lain di sekitarnya ditetapkan sebagai Tempat Wisata Siaga Candi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Objek Wisata Baturaden bersama 14 tempat wisata lain di sekitarnya ditetapkan sebagai Tempat Wisata Siaga Candi.
Peresmian Tempat Wisata Siaga Candi ini dilakukan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka didampingi Bupati Banyumas Achmad Husein, Rabu (23/9/2020).
Objek wisata tersebut telah menerapkan secara ketat protokol kesehatan di tengah pandemi corona.
Ke-15 objek wisata tersebut adalah Lokawisata Baturraden, Kebun Raya Baturraden, Palawi Resoursis, GWK (Gallery Water Karangmangu), Pagubugan Melung, Hutan Pinus Limpakuwus, BAF (Baturraden Adventure Forest), Curug Jenggala, Curug Gomblang, Curug Bayan, Baron Forest Adventure, Wisata Buken, The Village, Curug Telu, dan Safari Hutama Alam Wisata.
"Pemerintah Kabupaten Banyumas telah memberikan izin kepada pengelola tempat wisata yang sudah mematuhi protokol kesehatan. Ini sudah melalui kajian ketat," ujar bupati dalam rilis yang diterima Kamis (24/9/2020).
• Terprovokasi, Warga Keroyok dan Lempari Batu Petugas Medis saat Pemakaman Pasien Suspec Covid-19
• Pengambilan Nomor Urut Kertas Suara Pilkada Demak: Eisti-Alim Nomor 1, Mugiyono-Badruddin Nomor 2
• Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Soko Kembang Pekalongan, Ada Luka di Dada dan Kepala
• Polres Purbalingga Tangkap Pemakai dan Pengedar Sabu di Bajong Bukateja
Bupati menjelaskan, kebijakan tersebut untuk memulihkan ekonomi masyarakat Banyumas yang mencari penghasilan dan tinggal di sekitar tempat-tempat wisata.
Dia berharap, pembukaan objek wisata yang telah menerapkan protokol kesehatan ini bisa membangkitkan ekonomi warga.
"Semoga, dengan launching ini, dapat menjadi pemicu pemulihan ekonomi di Banyumas," harap bupati.
Meki demikian, pengelola diminta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster wisata penularan Covid-19.
Pemkab Banyumas pun tak segan-segan menutup tempat wisata, manakala ditemukan pengunjung atau petugas yang terpapar Covid-19.
Untuk mendisiplinkan masyarakat, pihaknya meminta Satgas Penanganan Covid-19 bidang Pariwisata, terus melakukan sosialisasi secara maksimal melalui disiplin 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Husein mengatakan, petugas harus ketat mengingatkan pengunjung. Misalnya, pengunjung wajib pakai masker dengan benar, tidak boleh diturunkan sampai ke dagu.
Pengelola harus menyiapkan pelayanan dan tempat yang bersih dan aman bagi pengunjung.
• Gagal Gabung Juventus, Luis Suarez Resmi Merapat ke Atletico Madrid
• Berbeda dari Indonesia, 2 Negara Ini Tunda Pemilu di Tengah Pandemi Covid-19
• Cek Saldo Rekening, BLT Pekerja Tahap 4 Sudah Disalurkan Mulai 23 September 2020
• Sebentar Lagi, Pengguna Twitter Bisa Kirim Voice Note Lewat DM
Sementara itu, Kapolres Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka mengatakan, pencanangan Tempat Wisata Siaga Candi dilakukan untuk mencegah laju penyebaran virus corona, sekaligus sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional.
"Wisata Siaga kami canangkan karena memang ada hal-hal yang harus seimbang antara peningkatan perekonomian yang ada dengan penanggulangan penyebaran Covid-19," ujarnya.