Breaking News:

Hadi Pranoto Gugat Balik Ketua Cyber Indonesia Rp 150 Triliun Soal Berita Bohong Obat Covid-19

Hadi Pranoto menggugat balik Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid secara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Youtube Kompas TV
Hadi Pranoto mengaku menemukan obat Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Hadi Pranoto menggugat balik Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid secara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Bahkan, gugatan yang diajukan bernilai fantastis, yaitu senilai Rp 150 triliun.

Gugatan itu terdaftar dalam nomor perkara 537/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Brt. Sidang perdana dalam gugatan tersebut telah dimulai Selasa (15/9/2020) kemarin.

"Iya, kami gugat Rp 150 triliun. Apa yang dimiliki lawan kami, yang berhubungan dengan lawan kami. Itu kami jamin dan mohonkan di dalam permohonan," kata Kuasa Hukum Hadi Pranoto, Tonin Tachta Singarimbun saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Polisi Ancam Jemput Paksa Hadi Pranoto Jika Mangkir Lagi dari Pemanggilan Pemeriksaan Kasus Hoaks

Curhat Anji Setelah Unggah Konten Obat Covid-19 Hadi Pranoto, Dijauhi Teman dan Diputus Kontrak

Hadi Pranoto Siap Tuntut Ganti Rugi Rp 147 Miliar: Mereka Mematikan Karakter Keilmuan Saya

Dalam gugatan itu, Hadi Pranoto mengaku telah mengalami kerugian secara materil maupun imateril akibat pelaporan Muannas terkait kasus penyebaran berita bohong terkait penemuan obat Covid-19 di tayangan YouTube Dunia Manji.

Rinciannya, kerugian yang dialami berupa produk siap edar Rp 10 miliar, produk yang tidak jadi diproduksi/diedarkan Rp 1 triliun, dan merasa telah dipermalukan di depan umum Rp 100 triliun.

Selain itu, Hadi Pranoto mengalami kerugian lantaran tertekan/gangguan mental yang berakibat pada kesehatan menurun senilai Rp 40 triliun dan kerugian teror terhadap keluarga akibat kasus itu Rp 8,9 triliun.

Menurut Tonin, pihaknya meyakini, Muannas tak bisa memenuhi gugatan perdata itu lantaran profesinya sebagai pengacara. Atas dasar itu, ia mengusulkan melakukan penyitaan sejumlah aset terlapor.

Di antaranya, rumah, bangunan, tanah dan barang bergerak milik Muannas, kantor Cyber Indonesia hingga bangunan kantor Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di seluruh Indonesia.

Negara Berkembang di Asia Terancam Alami Resesi Akibat Covid-19, Kecuali China

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Divonis Hukuman 4 dan 1,5 Tahun Penjara

Ahok Usulkan Kementerian BUMN Dibubarkan, Ini Alasannya

Dia mengungkapkan alasan ikut memasukan kantor PSI di dalam gugatan perdata tersebut.

Sebab, kata Tonin, Muannas dikenal sebagai sosok kader senior di partai berbasis massa milenials tersebut.

"Kami tahu usahanya, dia adalah pengacara dan yang terkait dengan PSI. Setahu kami, yang bersangkutan bukan hanya anggota biasa, bukan calon kos-kosan tapi dedengkot PSI dalam kawan-kawannya," jelasnya.

Di sisi lain, dia mengharapkan, partai besutan Giring Ganesha itu juga tidak keberatan dengan gugatannya tersebut.

"Kami sita kantor yang emang milik mereka. Kalau PSI keberatan, PSI berarti intervensi, itu hukum di kita. kalau PSI keberatan ikut intervensi ataupun mengajukan keberatan. itu hal yang biasa kok. sama kaya dia ngelapor-laporin orang, itu hal biasa kok," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hadi Pranoto Gugat Balik Pelapor Video Klaim Obat Covid-19 Rp150 Triliun dan Minta Kantor PSI Disita. 

Editor: rika irawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved