Jumat, 8 Mei 2026

KAI Daop 5 Purwokerto

Libur Panjang Maulid Nabi, 14 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 5 Purwokerto

Momen libur panjang Maulid Nabi, Stasiun Purwokerto dipadati ribuan penumpang. KAI imbau warga waspada.

Tayang:
KAI
PENUMPANG PADATI STASIUN, Suasana penumpang yang memadati peron di salah satu stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto saat momen Libur Panjang Maulid Nabi, Jumat (5/9/2025). KAI Daop 5 Purwokerto mencatat lebih dari 14 ribu penumpang berangkat pada H-1 libur panjang, dengan Stasiun Purwokerto menjadi yang tersibuk. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Momen Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan oleh ribuan warga untuk bepergian menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Daop 5 Purwokerto) mencatat sebanyak 14.087 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayahnya pada Kamis (4/9/2025) atau H-1 hari libur.

Antusiasme masyarakat ini terlihat dari padatnya sejumlah stasiun besar.

Sementara itu, pada hari H libur, Jumat (5/9/2025), hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sudah ada 8.476 penumpang yang berangkat.

Baca juga: SELAMAT Hari Pelanggan, KAI Beri Kejutan di Stasiun Purwokerto

Stasiun Purwokerto Paling Sibuk 

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, merinci stasiun dengan keberangkatan penumpang terbanyak pada Kamis adalah Stasiun Purwokerto.

"Stasiun Purwokerto memberangkatkan sebanyak 6.275 penumpang, kemudian disusul Stasiun Kroya 1.693 penumpang, dan Stasiun Kutoarjo 1.400 penumpang," ujar Krisbiyantoro, Jumat (5/9/2025).

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan pada masa libur panjang kali ini.

Peringatan Keras Soal Keselamatan 

Di tengah euforia libur panjang, Krisbiyantoro memberikan peringatan keras kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Ia menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

"Kami mengajak masyarakat untuk selalu disiplin ketika melintas di perlintasan sebidang. Hal ini sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya seperti bermain atau nongkrong di jalur rel, serta tidak melempar benda apapun ke arah kereta yang sedang melintas.

Tiga Langkah Wajib di Perlintasan 

Secara khusus, Krisbiyantoro mengingatkan kembali tiga langkah wajib yang harus dilakukan setiap pengendara saat akan melintasi perlintasan sebidang kereta api.

Langkah pertama adalah berhenti sejenak untuk memastikan tidak ada kereta yang akan lewat.

Langkah kedua adalah tengok kiri dan kanan untuk memastikan jalur benar-benar aman.

Dan langkah ketiga adalah dahulukan perjalanan kereta api sesuai aturan yang berlaku. 

Kedisiplinan dalam menerapkan tiga langkah ini diyakini dapat menekan angka kecelakaan secara signifikan.

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved