Berita Pendidikan
XL Axiata Sudah Salurkan 180 Ribu Paket Internet Gratis di Banyumas Raya, 30GB Selama 2 Bulan
Pemberian kuota gratis di Kabupaten Purbalingga merupakan hasil MoU Kemendikbud dengan XL Axiata, serta Kementerian Agama (Kemenag).
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Peserta didik maupun guru di Kabupaten Purbalingga memperoleh pulsa internet gratis dari pemerintah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara daring.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Purbalingga, HR Imam Wahyudi mengatakan, kuota gratis diberikan oleh perusahaan operator jaringan PT XL Axiata.
Kuota gratis yang diberikan berkapasitas 30 GB.
• Bawaslu Kabupaten Purbalingga: Simpatisan Bakal Paslon Masih Banyak yang Abai Protokol Kesehatan
• Sisi Barat Terminal Bobotsari Purbalingga Direvitalisasi Tahun Depan
• Bupati Purbalingga: Kades Tidak Usah Meminta, Pemkab Pasti Berikan Perhatian
• Kajari Purbalingga: Perkara Pidana Kini Bisa Dihentikan Tanpa Proses Pengadilan
Pemberian kuota gratis tersebut hasil MoU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan XL Axiata, serta Kementerian Agama (Kemenag).
"Pemberian kuota itu untuk lembaga pendidikan di bawah Kemendikbud dan pemerintah daerah."
"Kemudian lembaga pendidikan di Kemenag."
"Jadi nanti yang mendapat guru dan siswanya," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/9/2020).
Menurutnya, adapun persyaratan siswa yang mendapat bantuan kuota yakni terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Bantuan kuota hanya bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan tidak bisa digunakan untuk bermain game.
"Sebelum ada bantuan gratis terdapat keluhan terkait layanan internet."
'Karena tidak seluruhnya terjangkau internet."
"Selain itu ada beberapa siswa tidak memiliki ponsel," tutur dia.
Dia menuturkan, Pemkab Purbalingga juga mengeluarkan kebijakan bagi siswa yang tidak bisa melakukan pembelajaran daring, guru dapat mendatangi siswa namun tidak berkerumun.
Kebijakan tersebut saat ini dilakukan guru-guru untuk melakukan home visit (kunjungan) di rumah siswa.
"Jadi guru tetap mendatangi rumah siswa."