Breaking News:

Berita Kesehatan

Ingin Vaksin Covid-19 Diproduksi Akhir Tahun, Tim Penguji Tambah Frekuensi Pengetesan ke Relawan

Tim riset vaksin Covid-19 akan mempercepat proses pemeriksaan para relawan dengan menambah frekuensi pengetesan.

Kompas.com
Ilustrasi pemberian vaksin atau vaksinasi.() 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANDUNG - Tim riset vaksin Covid-19 akan mempercepat proses pemeriksaan para relawan dengan menambah frekuensi pengetesan.

Targetnya, agar vaksin itu bisa mulai diproduksi oleh Biofarma pada akhir tahun nanti.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Tim Riset Vaksin dari Fakultas Kedokteran Unpad Prof Kusnandi Rusmil di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Selasa (26/8/2020).

Menurut Kusnadi, saat ini, tim riset akan menambah pemeriksaan relawan hingga dua kali lipat.

"Jadi, umpamanya dalam satu tempat penelitian itu dimulai pukul 11.00 WIB, nah nanti kita minta dua kali dari jam 11 sampai jam 15.00 WIB misalnya. Jadi surveinya dua kali lipat lebih cepat," ujar Kusnandi.

Calon Vaksin Covid-19 Telah Disuntik ke 110 Relawan, Tim Uji Klinis Klaim Tak Ada Keluhan

Kakeknya Meninggal Dunia, Ahok Kebanjiran Ucapan Belasungkawa di Instagram

Purwokerto dan Banjarnegara Diperkirakan Dinaungi Awan Tebal Malam Ini

Pengantin Bom Bunuh Diri di Jolo Filipina Diduga Seorang Wanita asal Indonesia

Dengan menambah jumlah pemeriksaan, kata dia, pada bulan Oktober mendatang, laporan hasil tes sudah tersusun.

"Sehingga, pada akhir tahun ini, kami bisa siap produksi vaksin," tambahnya.

Ia menjelaskan, uji klinis dikebut lantaran sampai saat ini, belum ada obat yang secara ilmiah dan efektif bisa menyembuhkan pasien yang terpapar Covid-19.

"Kami belum punya obat, orang sudah bergelimpangan, jadi saya butuh subjek yang cukup, jadi ditambah saja subjeknya. Jadi sudah memenuhi kriteria daripada statistik," kata guru besar Universitas Padjadjaran itu.

Sejauh ini, lanjut Kusnandi, belum ada keluhan yang dirasakan oleh subjek yang telah disuntikkan kandidat vaksin tersebut.

Jadi Relawan Uji Klinis Calon Vaksin Covid-19, Driver Ojol: Ngantuk dan Nafsu Makan Meningkat

Wow, Indonesia Mengekspor 100 Ton Bawang Merah Goreng ke Malaysia

1 WNI Ditembak Mati dan 2 Lainnya Diamankan APMM Malaysia saat Selundupkan Burung Murai Batu

Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 26 Agustus 2020: Stabil di Angka Rp 1.069.000 Per Gram

Meski demikian, proses pemantauan akan tetap dilaksanakan untuk melihat kemungkinan adanya efek samping.

"Happy-happy saja mereka, bisa jalan kemana-kemana. Malah, saat kami telepon bagaimana reaksinya, biasa saja. Dia bilang, 'saya lagi jalan-jalan' kemana gitu, tetap kami pantau semuanya," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uji Klinis Vaksin Covid-19 Bakal Dikebut, Pemeriksaan Relawan Akan Dua Kali Lipat". 

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved