Breaking News:

Berita Kebumen

Polisi Tangkap Mantan Satpam di Kebumen: Pakai Sabu untuk Lupakan Kesedihan Gagal Berumah Tangga

Seorang mantan satpam, WD (31), warga Desa Maduretno, Kecamatan Buluspesantren, ditangkap polisi karena kedapatan memiliki sabu.

TRIBUNBANYUMAS/Ist
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari tersangka WD, saat dirilis ke media di mapolres setempat, Senin (24/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Seorang mantan satpam, WD (31), warga Desa Maduretno, Kecamatan Buluspesantren, ditangkap Sat Resnarkoba Polres Kebumen karena kedapatan memilik narkotika jenis sabu.

WD ditangkap Rabu (12/8/2020) pukul 12.00, di Desa Muktisari, Kebumen.

Saat ditangkap, polisi mengamankan sabu yang dikemas di dalam plastik klip warna bening, serta seperangkat alat hisap.

Dihadapan Polisi, WD mengaku mengonsumsi sabu untuk stamina. Uang yang digunakan untuk membeli sabu merupakan hasil menabung saat bertugas sebagai petugas keamanan (security) di Tanggerang Selatan, Banten.

"Saat ini, sudah tidak lagi menjadi security sejak Oktober 2019. Awalnya, saya ditawari teman saat piket. Selanjutnya, saya membeli sendiri, untuk stamina," ujar WD sebagaimana dalam rilis yang diterima tribunbanyumas.com dari Polres Kebumen, Senin (24/8/2020).

Khawatir Abrasi Meluas, Warga Winong Bangun Talud Darurat dari Sak Berisi Pasir

Soal Pemicu Kebakaran, Kejagung Minta Masyarakat Tak Berspekulasi

Diterpa Isu Pecah dan Pembelotan Pengurus, Ini Sikap PPP Purbalingga

Pemkab Banyumas Waspadai Klaster Baru Covid-19 dari Perkantoran

Rudi, Pemain Jaran Kepang di Banjarnegara Tewas Tenggelam saat Ikuti Ritual Kungkum di Sungai Serayu

WD mengaku telah mengonsumsi sabu sekitar 1,5 tahun. Dia juga menjadikan sabu sebagai pelarian atas kesedihan gagal dalam berumah tangga.

Dihadapan polisi, WD pun mengaku menyesal dan mengakui perbuatannya itu.

"Iya, Pak, saya salah. Saya menyesal," ujar WD.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengungkapkan, hingga Senin, WD masih menjalani pemeriksaan dari penyidik Sat Resnarkoba.

"Tersangka telah mengakui perbuatannya, sabu yang diamankan saat penangkapan adalah miliknya," ujarnya.

Akibat perbuatannya, WD dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved