Berita Cilacap

Mengintip Warga Pesahangan Cilacap Bikin Tikar Daun Pandan, Berburu Bahan Baku Sampai Cianjur

Meski dalam perkembangannya, tikar tradisional daun pandan ini banyak menghadapi tantangan di tengah gempuran produk-produk pabrikan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
ANTARA FOTO
DOKUMENTASI warga sedang merangkai daun pandan untuk dijadikan tikar oleh warga Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. 

Beban pekerjaan warga menjadi tambah berat.

Mereka yang sebelumnya tinggal memetik di hutan dan kebun sekitar desa, kini harus berjuang keras untuk mendapatkan pandan hingga luar kota atau provinsi.

Setiap beberapa hari sekali, puluhan warga menumpang truk ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Di daerah itu, tanaman pandan masih melimpah.

Tetapi warga Pesahangan tidak bisa asal membabat tanaman di tanah orang.

Mereka harus membayar.

Warga juga harus mengganti ongkos transportasi kendaraan yang mereka tumpangi untuk mengangkut pandan.

Jarak tempuh Pesahangan-Cianjur cukup panjang.

Warga yang juga pengrajin ini membutuhkan waktu sampai dua hari dua malam untuk bisa pulang membawa pandan.

Bahan baku yang telah dipotong diangkut ke dalam bak truk hingga menggunung.

Deru mesin diesel mengawali perjalanan mereka pulang ke kampung halaman.

Puluhan pejuang keluarga duduk menumpang di atas gunungan pandan.

Semakin kencang roda truk berputar, semakin kuat angin menghantam tubuh mereka.

Pegangan harus kuat agar keseimbangan tubuh terjaga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved