Berita Cilacap

Mengintip Warga Pesahangan Cilacap Bikin Tikar Daun Pandan, Berburu Bahan Baku Sampai Cianjur

Meski dalam perkembangannya, tikar tradisional daun pandan ini banyak menghadapi tantangan di tengah gempuran produk-produk pabrikan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
ANTARA FOTO
DOKUMENTASI warga sedang merangkai daun pandan untuk dijadikan tikar oleh warga Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. 

Yang pasti, tradisi mengolah pandan berawal dari kelimpahan bahan baku itu di alam.

Dahulu, di hutan dan kebun-kebun warga, banyak tumbuh tanaman pandan.

Warga memanfaatkan produk alam itu untuk membuat kerajinan yang bernilai.

Tikar pandan saat itu masih menjadi kebutuhan vital rumah tangga masyarakat tradisional.

Warga pun menanam tanaman itu untuk menjamin keberlangsungan industri rumahan mereka.

Hingga suatu ketika, tanaman pandan di kebun maupun hutan terserang wabah penyakit yang susah teratasi sehingga banyak yang mati.

Sayangnya, warga kemudian tak menanam lagi untuk mempertahankan kelestarian tanaman itu.

Lahan pandan terus menyusut hingga warga kekurangan bahan baku.

"Dahulu di sini banyak tanaman pandan, jadi ambilnya di sekitar sini saja," katanya.

Contoh hasil rajutan daun pandan yang akan siap dirangkai oleh warga Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Kamis (13/8/2020).
Contoh hasil rajutan daun pandan yang akan siap dirangkai oleh warga Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Kamis (13/8/2020). (TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI)

Terkendala Syarat Sistem Tiket Non Tunai, Alasan Belasan Objek Wisata Belum Buka di Banyumas

Tiga Raperda Kota Tegal Disetujui Jadi Perda, Dedy Yon: Segera Kami Registrasikan ke Pemprov Jateng

Berburu Hingga Luar Daerah

Bahan baku di alam boleh menyusut, namun keterampilan warga tidak lantas raib.

Tradisi menganyam pandan susah dihilangkan.

Terlebih produk itu masih diminati pasar sehingga masih menjanjikan ekonomi bagi warga.

Karena ketiadaan bahan baku di desa, warga rela berburu pandan keluar daerah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved