Berita Tegal

Siswa SD Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal Sempat Berangkat Sekolah dan Ikuti KBM Tatap Muka

Siswa SD yang positif Covid-19 di Kabupaten Tegal sempat mengikuti pembelajaran tatap muka.

Editor: Rival Almanaf
KOMPAS.COM/Shutterstock
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM. TEGAL - Siswa SD yang positif Covid-19 di Kabupaten Tegal sempat mengikuti pembelajaran tatap muka.

Akibatnya pemerintah setempat saat ini sedang melakukan tracing terhadap rekan sekolah dan gurunya.

Saat ini, anak yang tidak mengeluh gejala klinis menjalani isolasi mandiri di kediaman orang tuanya di Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Mulai 7 Agustus, PT KAI Daop 5 Purwokerto Kembali Operasikan KA Wijayakusuma dan KA Sawunggalih

Daftar Motor Hasil Curanmor yang Disita Polres Tegal, Begini Cara Mengambilnya

Banyak Guru Gagal Paham, Kebijakan Kumpulkan Siswa untuk Belajar Tatap Muka di Banyumas Dibatalkan

Situs Resmi Disdik Kota Semarang Diretas Hacker

Siswa itu diduga tertular dari kakeknya yang pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal dr. Joko Wantoro mengatakan, kakek siswa SD tersebut masih dirawat di RS Dr. Soeselo Slawi.

"Kakeknya sebelumnya pulang dari Jakarta sebagai sopir bajaj," kata Joko, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Joko mengatakan, siswa itu sempat mengikuti KBM tatap muka di sekolah termasuk madrasah beberapa hari sebelum diperiksa.

Saat hasil swab menyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, selanjutnya diminta isolasi mandiri di rumah sejak pekan lalu.

Siswa sebelumnya tak mengeluh gejala klinis atau dalam keadaan sehat.

Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Tegal kemudian menelusuri kontak eratnya, baik itu teman sekelasnya, termasuk para guru.

Sementara kedua orang tuanya dinyatakan negatif Covid-19.

"Semua kontak eratnya kita swab. Tapi sampai hari ini hasilnya belum keluar," terang Joko.

Joko mengatakan, saat ini petugas medis masih memantau kondisi kesehatan siswa itu hingga 10 hari ke depan setelah diperiksa swab tenggorokannya.

Karena tak mengalami gejala sakit, tidak akan dilakukan swab ulang.

HARI INI, 28 Tahun Lalu, Susi Susanti Raih Medali Emas Olimpiade Pertama Indonesia

Sudah Rugi Ratusan Juta, Pembukaan Tempat Karaoke di Banyumas Belum Ada Kepastian

Pekerja Karaoke di Banyumas Minta Tempat Hiburan Malam Boleh Buka Lagi

Daftar Mobil Bekas Harga Rp 50 Jutaan, Dapat Honda Jazz hingga BMW

"Sekarang prosedur atau pedomannya kalau sudah 10 hari sejak dinyatakan positif namun tanpa gejala itu sudah bebas pantauan, artinya sudah bebas penularan."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved