HARI INI, 28 Tahun Lalu, Susi Susanti Raih Medali Emas Olimpiade Pertama Indonesia
Melirik sejarah ke belakang, Susi Susanti berhasil mendapatkan medali emas di Olimpiade Barcelona pada 4 Agustus 1992.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Mantan pebulu tangkis putri Indonesia, Susi Susanti, menjadi pemain pertama yang meraih medali emas Olimpiade pertama bagi Indonesia.
Melirik sejarah ke belakang, Susi Susanti berhasil mendapatkan medali emas di Olimpiade Barcelona pada 4 Agustus 1992.
Susi Susanti berhasil mengalahkan wakil Korea Selatan, Bang Soo-hyun, lewat rubber game dengan skor 5-11, 11-5, 11-3.
Dalam jalannya pertandingan, Susi sempat heran karena tertinggal di gim awal lantaran ritme permainan diatur oleh lawan.
Soal rekor pertemuan, Susi padahal unggul daripada Bang. Sehingga, dia langsung bekerja keras mengatur strategi saat jeda gim.
Pelatih saat itu belum diperbolehkan menemani Susi di pinggir lapangan sehingga dia benar-benar sendirian untuk berpikir dalam menentukan langkah ke depan.
Pemain kelahiran 11 Februari 1971 tersebut kemudian bangkit di gim kedua dan berlanjut di gim ketiga, yang bisa diamankan Susi.
"Akhirnya bisa sampai gim ketiga. Dari sini, saya mulai yakin, saya lebih unggul fisik. Dia tidak pernah menang melawan saya kalau rubber game," katanya, dilansir BolaSport.com dari Badminton.org.
"Ibaratnya saya ini mesin diesel, makin lama makin panas," tambahnya.
Setelah menang naik podium pertama dan mendengarkan lagu Indonesia Raya, Susi merasa bangga serta lega karena jerih payah melakukan persiapan selama enam tahun tidak sia-sia. Medali emas pertama bagi negara di ajang Olimpiade pun berhasil dipersembahkan.
"Saya, kalau juara, tidak pernah selebrasi. Pada Olimpiade 1992, pertama kali saya langsung berteriak. Rasanya beban saya, tanggung jawab saya, lepas semua," ungkap Susi.
"Bayangkan tekanannya, semua orang yang bertemu saya sebelum Olimpiade selalu bilang: 'Harus juara!'," kata dia.
Kemenangan yang didapatkan juga berdampak sangat luas, satu di antaranya adalah membuat nama Indonesia dikenal dunia.
"Saya ingat, sebelum juara, di perkampungan atlet, banyak atlet bertukar koleksi pin antarnegara. Tetapi tidak ada yang mau bertukar pin Indonesia dengan saya," kata Susi.
"Begitu saya dan Alan (Budikusuma) mendapatkan emas dan Indonesia berada di urutan ke-21 daftar peraih medali, mereka mencari, mau ajak bertukar pin Indonesia. Dampaknya sampai begitu, orang jadi lebih mengenal Indonesia," tambahnya.
• Berat, Indonesia Langsung Bertemu Malaysia di Grup B Piala Thomas 2020
• Ahsan/Hendra Lolos Olimpiade Tokyo 2020, Susul Marcus/Kevin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/susi-susanti-juara-olimpiade-1992.jpg)