Breaking News:

Tips dan Trik

Cara Menghangatkan Gulai dan Tongseng Agar Tetap Sedap Disantap

Saat mendapat banyak daging kurban biasanya hasil olahan tidak bisa sekali habis dalam sehari.

Istimewa
Ilustrasi gulai kambing(Shutterstock/Ariyani Tedjo) 

Kalau memanaskan pakai api besar, santan jadi cepat matang dan cepat pecah karena overcooked.

Selain makanan bersantan, santan segar juga bisa disimpan dalam kulkas dan dipanaskan kembali.

Namun, santan segar sebaiknya tidak terlalu lama disimpan dalam kulkas karena kualitasnya bisa turun.

Maksimal simpan satu hari saja.

Santan segar yang sering dipanaskan, kemudian dimasukkan kembali ke kulkas juga membuat kualitasnya turun.

Pakailah santan segar dari kelapa parut murni untuk meminimalkan potensi kualitas santan menurun.

Lalu, masak santan jadi makanan bersantan barulah disimpan.

69 Orang Tewas Karena Menenggak Miras Oplosan

Pengunjuk Rasa Ditembak di Kepalanya oleh Aparat

Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Cepat Habis

Dokter Meninggal Karena Virus Corona di Indonesia Terus Bertambah, Begini Imbauan IDI ke Masyarakat

Jadi bukan santan mentah yang disimpan.

Cara menyimpan makanan bersantan Makanan bersantan sebaiknya simpan dalam kulkas atau freezer, tetapi sebelum dimasukkan pastikan sudah tidak panas atau berada pada suhu ruang.

Membiarkan makanan bersantan pada suhu ruang sebelum dimasukkan kulkas bertujuan agar santan tidak menimbulkan butiran uap air yang bisa membuatnya cepat basi.

Jangan lupa, simpan makanan bersantan dalam wadah kedap udara agar kualitas tetap terjaga. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Hangatkan Makanan Bersantan Seperti Gulai dan Tongseng", 

Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved