Keuangan
Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Cepat Habis
Berikut ini kami rangkum beberapa cara mengelola gaji agar tidak musnah begiu saja tanpa ada arti.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut ini kami rangkum beberapa cara mengelola gaji agar tidak musnah begiu saja tanpa ada arti.
Mengelola gaji kita agar bisa tepat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok memang tidak mudah.
Ada banyak godaan bertebaran seperti diskon gajian (pay day) di e-commerce kesayangan, hingga diskon cash back di platform pesan makan online.
• Dokter Meninggal Karena Virus Corona di Indonesia Terus Bertambah, Begini Imbauan IDI ke Masyarakat
• Ada Tambahan 17 Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Kantor Koperasi di Sleman
• 15 dari 51 Tenaga Medis RSUD Wonogiri yang Terinfeksi Virus Corona Dinyatakan Sembuh.
• Prakiraan Cuaca di Wilayah Tegal Minggu 2 Agustus 2020, Cerah Mendominasi.
Nah, biar Anda tidak stres di tengah bulan gara-gara uang gajian sudah habis duluan gara-gara spending konsumtif.
Sebaiknya Anda belajar memahami dan mengatur gaji Anda.
Tapi bagaimana caranya mengelola gaji yang gampang dilakukan di era adaptasi kebiasaan baru saat ini?
Simak ulasannya, seperti dikutip dari Cermati.com.
1. Tetapkan Bujet Bulanan dan Atur Prioritas
Dengan adanya budget, mengelola uang gaji jadi lebih mudah karena sudah ada batasan yang ditetapkan diawal.
Bujet harus dibuat sesuai pos-pos pengeluaran selama satu bulan.
Sebagai contoh, tentukan bujet makan dan keperluan sehari-hari misalnya Rp1.500.000, bujet token listrik dan internet sebesar Rp 500.000, bujet berbagi uang ke orangtua sebesar Rp 500.000 dan lain sebagainya.
Selanjutnya, supaya gaji awet hingga tanggal gaji berikutnya, kuncinya adalah disiplin dengan bujet yang sudah dibuat.
Jangan tergoda untuk belanja keperluan konsumtif diluar bujet yang ditetapkan, apalagi sampai berhutang melalui kartu kredit atau PayLater.
Ingat ya, di era new normal ini Anda harus lebih sadar dengan pengeluaran Anda.
Hindari pengeluaran yang tidak perlu, dan cobalah untuk mengatur prioritas spending berdasarkan kebutuhan bukan keinginan.