Breaking News:

Berita Pendidikan

Bupati Purbalingga: Setelah MPLS, Siswa Kembali Belajar Secara Daring

MPLS di Kabupaten Purbalingga dilaksanakan oleh pihak sekolah selama sepekan secara bergilir antar kelompok siswa baru.

PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengecek pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Purbalingga, Rabu (15/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Purbalingga dilakukan secara daring. 

Hal ini disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi seusai meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Purbalingga, Rabu (15/7/2020).

Bupati akrab disapa Tiwi itu mengatakan, karena masih pandemi virus corona, setelah MPLS kegiatan belajar masih dilakukan secara virtual atau daring. 

Kemenag Purbalingga: Sembelih Hewan Kurban, Ini Panduannya, Sesuai Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020

Tak Mau Pulang Saat Kumpulan MC di Kaligondang Purbalingga, Noris Dipukul Dua Teman di Satu Desa

Pengusung Penantang Calon Petahana Bertambah, Partai Nasdem Usung Oji-Jeni di Pilbup Purbalingga

Air Curug Panyatan Purbalingga Tak Pernah Kering, Hanya Sempat Mati Suri Akibat Pandemi

Dirinya meminta ada peranan orangtua dalam pembelajaran secara virtual itu. 

"Walaupun para guru tidak mendampingi secara langsung, tidak bertatap muka, tapi orangtua di masa pembelajaran daring tetap bisa mendampingi," tuturnya. 

Kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (15/7/2020), Tiwi mengatakan, MPLS dilaksanakan oleh pihak sekolah selama sepekan secara bergilir antar kelompok siswa baru.

Pada MPLS tersebut orangtua siswa juga diberikan pembekalan pendampingan anak selama belajar secara virtual.

Kepala SMP Negeri 1 Purbalingga, Runtut Pramono menjelaskan, MPLS tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, guru, dan fasilitas di sekolah.

Tetapi juga pengenalan proses pembelajaran nantinya yang akan digunakan dalam sistem daring.

“Paling utama dalam masa pandemi ini proses pembelajaran melalui daring."

"Ini butuh pemahaman tersendiri bagi siswa, orangtua, maupun guru."

"Melalui proses MPLS ini mudah mudahan setiap kendala dalam pembelajaran secara daring itu bisa teratasi, setidaknya,” katanya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Masih Nekat Tarik Pungutan ke Wali Murid, Bupati Banyumas: Si Kepala Sekolah Bakal Kami Copot

Camat Bandungan: Mayoritas Warga Terkena Covid-19 dari Klaster Pasar di Kota Semarang

Mulai Kamis PKL Jalan Pancasila Dilarang Gelar Lapak, Ini Maksud Tujuan Pemkot Tegal

Tak Akan Layani Pembeli Tanpa Pakai Masker, Aturan Pedagang Pasar Hewan Purwonegoro Banjarnegara

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved