Breaking News:

Berita Kriminal

Tak Mau Pulang Saat Kumpulan MC di Kaligondang Purbalingga, Noris Dipukul Dua Teman di Satu Desa

Pelaku pemukulan diketahui berinisial SS (45) dan TR (38) merupakan tetangga satu desa korban, di Desa Lamongan, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga.

POLRES PURBALINGGA
Dua pelaku pemukulan terhadap Noris Hidayat (20) warga Desa Lamongan, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga ditahan di Mapolsek Kaligondang, Selasa (14/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Seorang anggota Master of Ceremony (MC) Noris Hidayat (20) warga Desa Lamongan, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga dipukul temannya sendiri saat datangi perkumpulan di desanya.

Pelaku pemukulan diketahui berinisial SS (45) dan TR (38) yang merupakan tetangga satu desa korban.

Pengusung Penantang Calon Petahana Bertambah, Partai Nasdem Usung Oji-Jeni di Pilbup Purbalingga

Air Curug Panyatan Purbalingga Tak Pernah Kering, Hanya Sempat Mati Suri Akibat Pandemi

Dana Hibah Pilkada Kabupaten Purbalingga Sudah Cair, KPU Purbalingga: Total NPHB Rp 31,6 Miliar

29 SMP Negeri di Purbalingga Masih Kurang Siswa, Solusi Dindikbud: Boleh Buka Pendaftaran Offline

Kapolsek Kaligondang, AKP Mahudi menuturkan, peristiwa penganiayaan terjadi sekira pukul 17.00 pada Minggu (12/7/2020).

Sebelum kejadian, korban menghadiri datang ke rumah tersangka SS untuk mengikuti perkumpulan MC.

Namun saat itu, SS dan TR memperingatkan korban untuk pulang, akan tetapi korban tidak mau.

"Karena tidak mau pulang, dua pelaku merasa emosi."

"Kemudian melakukan pemukulan terhadap korban," kata ujar Kapolsek Kaligondang kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (14/7/2020).

Kapolsek mengatakan, tersangka SS melakukan pemukulan pada bagian muka korban sebanyak satu kali.

Sementara tersangka TR melakukan pemukulan sebanyak tiga kali di bagian kepala korban.

"Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami sejumlah luka."

"Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka memar di bagian kepala dan muka," ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan kejadian, polisi kemudian melakukan pemeriksaan korban dan saksi.

Tersangka kemudian dapat diidentifikasi, dan selanjutnya ditangkap tanpa perlawanan di rumah masing-masing, pada Senin (13/7/2020).

"Tersangka kami kenakan Pasal 170 KUHP subsider 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun," pungkasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Masih Nekat Tarik Pungutan ke Wali Murid, Bupati Banyumas: Si Kepala Sekolah Bakal Kami Copot

Masih Dibangun, Kondisi Terkini Rumah Dua Nenek Penyandang Tuna Netra di Pucungbedug Banjarnegara

Kantor Dispendukcapil Kendal Ditutup Sementara, Hanya Terima Layanan Online, Ini Penyebabnya

Debitur Sudah Dapat Keringanan Kredit Tapi Tetap Bangkrut, Ini Tips OJK Tegal Agar Tidak Terjadi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved