Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Target Rampung Akhir Tahun Ini, Pembebasan Lahan Exit Tol Dalam Kota Salatiga

Pembebasan lahan pembangunan gerbang tol dalam Kota Salatiga dan akses keluar masuk jalan Tol Semarang-Solo selesai pada Desember 2020.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
KEMENTERIAN PUPR
ILUSTRASI Tol Trans Jawa. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA -  Pemkot Salatiga menargetkan pembebasan lahan pembangunan gerbang tol dalam Kota Salatiga dan akses keluar masuk jalan Tol Semarang-Solo dari Jalan Patimura selesai pada Desember 2020.

Asisten II Setda Kota Salatiga, Mustain Soeradi mengatakan, pengadaan tanah untuk pembangunan exit dan gerbang tol dalam kota harus rampung Desember 2020.

Itu dikarenakan pembangunan infrastrukturnya direncanakan dimulai pada 2021.

Salatiga Masih Berstatus Zona Merah, Pengenalan Lingkungan Sekolah Secara Online

Salatiga Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Hingga Desember 2020, Sesuai Edaran Gubernur Jateng

Anak Punk Salatiga Dihajar Gunakan Paving, Tubuhnya Disiram Bensin, Pelaku: Dia Sering Tidak Sopan

Dugaan Tindak Korupsi di PDAU Salatiga, Kajari: Sedang Kami Selidiki Sistem Tata Kelola Keuangannya

“Pemkot Salatiga telah membentuk tim pembebasan lahan."

"Jumlah tanah yang akan dibebaskan ada 24 bidang tanah warga di Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (14/7/2020).

Menurut Mustain, dari 24 bidang tanah tersebut, 14 bidang di antaranya akan digunakan untuk jalan akses masuk jalan tol dari Jalan Patimura menuju Semarang.

Ia menambahkan, kemudian 10 bidang tanah lainnya, digunakan untuk akses ke luar ruas jalan tol ke Jalan Patimura dari arah Semarang.

“Pembebasan lahan saat ini tahapannya dalam proses sosialisasi kepada warga yang terkena proyek," katanya.

Pihaknya menyatakan, proses pembebasan lahan terus diupayakan karena banyaknya bidang tanah.

Anggaran pembebasan tanah untuk Exit Tol Jalan Patimura tersebut dianggarkan total Rp 5 miliar dari APBD semester satu 2020.

Sedangkan pelaksanaan pembangunan di semester dua oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Mustain menjelaskan, standarisasi Jalan Patimura yang bakal menjadi jalur keluar masuk menuju exit tol berdasarkan kajian dari Kementerian PUPR sekira 6 meter.

"Mudah-mudahan proses pembebasan lahan lancar sehingga pembangunan gerbang tol dalam kota bisa segera direalisasikan,” ujarnya. (M Nafiul Haris)

Kantor Dispendukcapil Kendal Ditutup Sementara, Hanya Terima Layanan Online, Ini Penyebabnya

Terakhir Besok Rabu, BST Kemensos Tahap Tiga di Kantor Pos Semarang, Hangus Jika Tidak Diambil

Debitur Sudah Dapat Keringanan Kredit Tapi Tetap Bangkrut, Ini Tips OJK Tegal Agar Tidak Terjadi

Air Curug Panyatan Purbalingga Tak Pernah Kering, Hanya Sempat Mati Suri Akibat Pandemi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved