Berita Banjarnegara
Bupati Banjarnegara Singgung Daerah Lain: Kok Bisa Seperti Itu? Pandemi Kami Tetap Membangun
Bupati Banjarnegara Singgung Daerah Lain: Kok Bisa Seperti Itu? Kami Tetap Masih Membangun
Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Menurut Budhi, jika cermat mengelola APBD disertai prinsip kehati-hatian, Pemkab bisa mandiri mengatasi masalah menyangkut anggaran, tanpa harus tergantung DAK dari pusat atau bantuan provinsi.
"Kuncinya kandirian. Karena kalau APBD dikelola dengan baik pasti cukup. Dan Ini sebuah kebanggaan bagi kami,” ungkapnya.
Ia pun menyinggung sebuah daerah di Jawa Tengah yang membatalkan 78 dari 82 proyek perbaikan jalan, karena semua anggaran dari APBD, DAK, dan PHJD, ludes untuk penanganan Covid-19.
Yang tersisa tinggal dana dari Banprov untuk beberapa ruas jalan. Itupun jumlahnya juga sudah terpangkas.
“Kok bisa seperti itu? Kalau Banjarnegara sudah kita rencanakan sejak awal dengan cermat. Jadi walau pandemi masih berlangsung, kita masih terus membangun," katanya.
Budhi menandaskan, mampu menyisihkan dana besar untuk infrastruktur bukan berarti pihaknya tinggal diam untuk penanganan wabah Corona.
Pemkab Banjarnegara dinilainya berhasil menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari dana APBD sebesar Rp600.000 per KK untuk tahap pertama.
Kini pihaknya tengah bersiap untuk pendistribusian tahap kedua.
Nominal tersebut sesuai dengan petunjuk Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Sosial dan Kemendesa.
Jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 18.863 kepala keluarga, yang masing-masing menerima Rp600.000.
Kepala DPU PR Kabupaten Banjarnegara melalui kabid Bina Marga M Arqom al Fahmi mengatakan, kegiatan peningkatan jalan sudah mulai berjalan di 20 kecamatan.
“Semua sudah berjalan karena sudah dilelang dengan lancar. Progresnya bagus, meski baru mulai beberapa minggu sudah mencapai sekitar 30 persen, pekerjaan di lapangan tak terlalu terpengaruh pandemi corona,” katanya.
Ia merinci, beberapa pembangunan jalan yang progresnya sudah mencapai lebih dari 30 persen antara lain, peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah kecamatan Banjarnegara dengan nilai proyek Rp13,4 miliar.
Peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah kecamatan Pagedongan dengan nilai proyek Rp29,1 miliar, peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Bawang dengan nilai proyek R12,8 miliar.
Serta peningkatan jalan dan pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Mandiraja dengan nilai proyek Rp24,1 miliar. (*)
• Purnomo Tetap Jadi Rival Gibran Anak Jokowi, DPC PDIP Tolak Pengunduran Dirinya: Saya Terenyuh
• Unik! Corona, Nama Pria 43 Tahun asal Magelang Ini, Asli Pemberian Orangtua Bukan Editan
• Begini Persyaratan bagi PNS yang Tugas Dinas ke Luar Kota di Masa Pandemi Corona
• Update Corona Wonosobo 8 Juni: Bertambah 8, Total 79 Kasus Positif Covid-19, 0 Pasien Meninggal