Berita Jawa Tengah

Kisah Viral Nasabah Tuna Rungu di Semarang: Hormat Sedalam-dalamnya Buat Pak Kurniawan

Melalui akun Twitter @MustikaUngu, Widi Utami membagikan kisahnya dalam sebuah postingan berjudul 'Tuli Pergi ke Bank di Tengah Pandemi."

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: deni setiawan
TWITTER WIDI UTAMI
Postingan Widi Utami di twitternya terkait pelayanan yang diberikan Kantor BNI Cabang Jati Raya, Banyumanik Kota Semarang kepada difabel di saat pandemi virus corona, beberapa hari lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebuah kisah Widi Utami, nasabah tuna rungu mendadak viral di media sosial, khususnya Twitter.

Widi saat itu melakukan transaksi di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Ceritanya pun menjadi viral di media sosial.

Bagi sebagian orang, itu menjadi inspirasi dalam hal layanan perbankan bagi kaum disabilitas terlebih di saat kondisi new normal atau pandemi virus corona seperti saat ini.

ASN Pemkab Banyumas Wajib Bersepeda Saat Ngantor, Achmad Husein: Mungkin Seminggu Dua Kali

Pemuda Warga Kawunganten Hilang Tenggelam di Perairan Nusakambangan Cilacap

Gaji Karyawan Dipotong Iuran Tapera, Begini Simulasi Cara Menghitungnya

Melalui akun Twitter @MustikaUngu, perempuan bernama Widi Utami itu membagikan kisahnya dalam sebuah postingan berjudul 'Tuli Pergi ke Bank di Tengah Pandemi.'

"Hormat sedalam-dalamnya untuk Bapak Kurniawan, satpam @BNI cabang Jati Raya, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah," tulisnya pada Kamis (4/6/2020).

Hingga saat ini, postingan tersebut telah dibagikan oleh 5.300 orang dan disukai 8.700 lainnya.

Mengenai viral medsos itu, Direktur Layanan dan Jaringan BNI, Adi Sulistyowati mengatakan, pihaknya yang pasti selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua nasabah.

“Tanpa membeda-bedakan status maupun kondisi spesifik setiap orang."

"Kami turut bangga dan bahagia atas kepuasan Ibu Widi Utami terhadap pelayanan yang diberikan oleh Bapak Kurniawan di Kantor BNI Cabang Jati Raya, Banyumanik,” kata Susi, sapaan akrabnya.

Dia berharap, pelayanan BNI tidak hanya memuaskan, tetapi juga memberikan nilai lebih bagi para nasabahnya.

Terkait dengan pelayanan yang diberikan Kurniawan, dia mengatakan sangat patut diberikan apresiasi.

Info Update Kemenlu 7 Juni: WNI Sembuh Corona Tambah 13 Orang

Driver Ojol Boleh Bawa Penumpang Mulai Besok, Tapi Ini Syaratnya

Postingan Widi Utami di twitternya terkait pelayanan yang diberikan Kantor BNI Cabang Jati Raya, Banyumanik Kota Semarang kepada difabel di saat pandemi virus corona, beberapa hari lalu.
Postingan Widi Utami di twitternya terkait pelayanan yang diberikan Kantor BNI Cabang Jati Raya, Banyumanik Kota Semarang kepada difabel di saat pandemi virus corona, beberapa hari lalu. (TWITTER WIDI UTAMI)

“Karena yang dilakukannya telah memenuhi standar profesionalitas dan sikap berorientasi pada pelanggan."

"Dimana itu dilakukan oleh seorang petugas satuan pengamanan di BNI,” lanjut dia kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (7/6/2020).

Dalam memperoleh layanan, nasabah BNI, Widi menceritakan, kronologinya melalui akun twitternya.

Dalam postingan tersebut, awalnya ia melampirkan sebuah foto tulisan tangannya agar lebih mudah dikenali oleh pihak keamanan bank tersebut.

"Pak/Bu, saya tuna rungu. Saya tidak bisa memahami omongan kalau pakai masker."

"Saya minta tolong ditulis aja, ya."

"Saya ke sini mau ambil uang Tabunganku,” tulisnya dalam secarik kertas.

Kemudian, terdapat percakapan lewat tulisan mengenai antrean dan lainnya.

Widi berucap, meski tuna rungu dia masih bisa berbicara.

Dia memahami ucapan orang lain dengan cara membaca gerak bibir.

Namun, saat ada kewajiban mengenakan masker, dia pun tak mampu lagi berkomunikasi dengan membaca gerak bibir lawan bicaranya.

"Tapi aku masih meyakini ada jalan untuk tetap berkomunikasi."

"Kunjungan ke BNI dekat Pasar Rasamala Jati Raya Banyumanik kemarin membuatku terharu," kata dia.

Setelah dia datang ke BNI dengan membawa tulisan tersebut, Widi kemudian ditemani oleh satpam untuk mengisi slip penarikan hingga ke teller.

Satpam jugalah yang memberitahu Widi ketika nomor antreannya dipanggil.

"Teller berbicara, satpam yang menuliskannya untukku," kata dia.

Dalam postingannya tersebut, Widi juga mengatakan saat ini Kurniawan selaku petugas di BNI tersebut, sudah mendapatkan reward atas yang dilakukannya dalam membantu Widi Utami.

Dia optimistis Indonesia semakin dapat menerima kelompok disabilitas.

Masyarakat diyakini semakin inklusif terhadap kelompok rentan.

Dengan cara mulai mempelajari bahasa isyarat yang akan berguna pada saat-saat seperti pandemi ini. (Ruth Novita Lusiani)

Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit

Bupati Banjarnegara Kini Dituduh Rekayasa Hasil Rapid Test: Silakan Anggota Bawaslu Lakukan Ulang

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyebar Isu Pocong di Purbalingga, Katanya Mereka Cuma Iseng

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved