Teror Virus Corona
Positif Covid-19, Dokter Spesialis RSUD Kardinah Tegal Meninggal Saat Dirujuk ke RSUP dr Kariadi
Satu orang dokter spesialis asal Kabupaten Tegal meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, ADIWERNA - Satu orang dokter spesialis asal Kabupaten Tegal meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.
Pasien asal Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, itu meninggal dunia saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang.
Pasien perempuan, berinisial EP (39) yang berprofesi sebagai dokter spesialis di RSUD Kardinah ini, meninggal dalam perjalanan sekitar pukul 16.15 WIB.
Dari hasil pemeriksaan medis ditemukan adanya penyakit penyerta yakni jantung.
• Jadwal Acara TV Hari Ini 5 Juni: Trans TV, Trans 7, RCTI, NET, MNC, Kompas TV, Indosiar, GTV, ANTV
• Kabur Kangen Keluarga, Santri Positif Corona Klaster Temboro Asal Blora
• Anak Diterkam Buaya di Hadapan Sang Ayah, Ditemukan Melintang 8 Jam Kemudian, Begini Kondisinya
• LIPI Sulap Jambu Biji Merah Jadi Suplemen Daya Tahan Tubuh
Informasi ini disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal, Joko Wantoro, pada Kamis (4/6/2020) petang.
Sebelumnya diberitakan, EP bersama ibunya, ST (57), ditetapkan sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Kardinah Kota Tegal.
Diduga, keduanya tertular virus Corona dari adik EP.
Adapun adik dari EP yang merupakan warga Kota Semarang ini, juga tengah dirawat di RSUD Kardinah sebagai pasien Covid-19.
Joko mengatakan, pasien ST yang sebelumnya tercatat sebagai warga Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna dianulir, diubah sesuai dengan alamat KTP dan lama tinggal atau tempat domisilinya di Kota Semarang.
Perihal ini pun telah disepakati bersama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.
• Resmi, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji Jabat Wakapolda Jateng
• Viral, Marinir Adu Mulut dengan Warga yang Ngeyel Tak Mau Pakai Masker, Begini Akhir Kisahnya . . .
• Ketegangan Berlanjut Mulai 16 Juni, Empat Maskapai China Dilarang Masuk AS
• Ketegangan Amerika - China Meningkat, Trump Larang Maskapai Tiongkok Masuk AS, Mulai 16 Juni
Dengan demikian, lanjut Joko, kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Tegal bertambah menjadi empat orang.
Adapun akumulasinya berkurang satu kasus, menjadi 19 kasus karena alih pencatatan pasien ST sebagai warga Kota Semarang.
"Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal kini menjadi 19 orang, dengan rincian 12 orang sembuh, tiga dirawat di rumah sakit dan empat orang meninggal dunia," kata Joko, dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Kamis (4/6/2020).
Dari pantauan di lapangan, pasien EP telah dimakamkan di kompleks pemakaman umum di Desa Pagiyanten pada Kamis (4/6/2020) malam ini, pukul 21.00 WIB dengan prosedur pemakaman jenazah Covid-19. (dta)