Berita Regional
Peti Mati Jenazah Covid-19 Terjatuh ke Liang Lahat, Tim Gugus Tugas Minta Maaf
Peti mati jenazah pasien Covid-19 jatuh saat akan dimakamkan dengan protokol pencegahan virus corona.
Beberapa petugas lainnya mengarahkan hingga peti jenazah diletakkan di pinggir liang lahat.
Sebelum dimakamkan, petugas memastikan posisi kepala dan kaki jenazah agar tidak terjadi kesalahan.
Saat peti jenazah diletakkan persis di atas liang lahat yang dipasang dua batang kayu dan tali untuk menurunkan ke dalam lubang, masing-masing petugas bertugas memegang tali dan menarik kayu penyangga.
• Petugas Kebersihan Makam TPU Jatisari Mijen Semarang: Hampir Setiap Hari Ada Pemakaman Covid-19
• Positif Covid-19, Dokter Spesialis RSUD Kardinah Tegal Meninggal Saat Dirujuk ke RSUP dr Kariadi
• Jadwal Acara TV Hari Ini 5 Juni: Trans TV, Trans 7, RCTI, NET, MNC, Kompas TV, Indosiar, GTV, ANTV
• Kabur Kangen Keluarga, Santri Positif Corona Klaster Temboro Asal Blora
Begitu hendak dimasukkan, tiba-tiba peti jenazah itu terjatuh sebelum waktunya diduga karena pemegang tali belum siap ketika kayu penyangga ditarik.
Peti itu terbuka dan posisi jenazah di bawah dan kaki di atas.
Sontak kejadian itu membuat petugas dan keluarga jenazah histeris. Terdengar teriakan 'Allahuakbar', 'Lailahaillallah'.
Seketika, keluarga jenazah emosi dan memarahi petugas dengan kata-kata kasar.
Pihak keluarga langsung turun ke liang lahat dan mengambil alih pemakamannya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peti Jenazah Terjatuh Saat Hendak Dimakamkan, Ketua Gugus Tugas Covid-19 PALI Sumsel Minta Maaf,