Berita Kriminal
Supir Truk Anak Satu Perdaya Gadis SMA, Setubuhi Korban Hingga Hamil, Keluarga Tidak Terima
Seorang supir truk menyetubuhi seorang siswi SMA hingga hamil. Peristiwa tersebut terjadi di Blitar Jawa Timur.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang supir truk menyetubuhi seorang siswi SMA hingga hamil.
Peristiwa tersebut terjadi di Blitar Jawa Timur.
Pelaku sempat tepergok keluar dari jendela kamar korban pada malam hari.
Kakak perempuan korban lah yang mengetahui kalau sang sopir truk 'menyusup' ke kamar adiknya.
Pelaku sempat digelandang ke balai desa dan disidangkan.
• Nekat Menjambret Ponsel Untuk Anak Agar Bisa Belajar di Rumah, Seorang Ayah Dipukuli Warga
• Jadwal Acara TV Hari Ini Rabu 3 Juni 2020 - ANTV, Indosiar, RCTI, GTV, Trans TV, dan Trans 7
• Liverpool Juara Liga Inggris Musim Ini Jika Menang Lawan Everton
• Jadwal Rilis iPhone 12 Bakal Molor Dua Bulan, Diproduksi Dua Tahap Mulai Juli
Berikut ini fakta-fakta:
1. Hamil 2 Bulan
Perbuatan terlarang mereka terbongkar setelah si siswi hamil 2 bulan.
In (17) sedang hamil dua bulan diduga mengandung anak dari Zr (23).
Zr merupakan sopir truk yang tempat kerjanya di depan rumah orang tua korban.
In akhirnya tergoda oleh Zr dan pernah diajak berhubungan badan.
Aksi sopir truk ini pun terbongkar ketika melompat dari jendela kamar In yang dipergoki kakak korban.
Pelajar tersebut akhirnya hamil dua bulan dan sopir truk tersebut dilaporkan ke polisi dan mendekam di tahanan Polres Blitar.
2. Bayangan orang
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani mengungkapkan bahwa saat itu kakak korban pulang dari beli nasi goreng.
"Namun ketika akan masuk rumahnya, ia dikejutkan dengan bayangan orang yang keluar dari jendela kamar adiknya, dengan cara melompat," paparnya Senin (1/6/2020).
Melihat hal itu, kakak korban langsung menghentikannya.
Meski kakak korban itu perempuan, namun tak takut karena ia merasa sudah kenal dengan pelaku.
Sebab, pelaku itu sudah lama bekerja sebagai sopir truk, yang ada di dekat rumahnya.
"Malam itu juga, kakak korban minta bantuan ketua RT untuk menyelesaikannya.
Akhirnya, masalah itu diselesaikan di balai desa," paparnya.
Disepakati kalau pelaku tak boleh mendekati korban lagi.
3. Melapor polisi
Namun, beberapa hari kemudian, korban mengeluhkan kalau perutnya sakit.
Oleh orangtuanya korban dibawa ke bidan.
Betapa kaget orangtuanya, rupanya anaknya sudah hamil dua bulan.
"Dan, mengaku yang berbuat itu, pelaku. Keluarga korban tak terima dan melapor ke kami," ujar Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani,
Awal perkenalan siswi kelas 3 sebuah SMA negeri Kabupaten Blitar dengan pelaku terkuak.
Zr (23) yang warga Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan ini sering nongkrong di depan rumah korban.
Itu karena pelaku bekerja di dekat rumah korban, yakni sebagai sopir truk.
Sambil menunggu muatannya (telur yang akan dikirim), ia sering duduk-duduk di tepi jalan kampung, yang ada di depan rumah korban.
Mungkin, karena sering melihat korban, pikiran pelaku akhirnya terdorong untuk menggodanya.
4. Digoda via Facebook dan WhatsApp (WA)
Awalnya, memang hanya iseng, lalu minta akun Facebook (FB).
Tak puas hanya chatting lewat FB, pelaku kemudian minta nomer telepon seluler korban.
"Namanya, anak-anak ya nggak paham atau tak sadar kalau itu sebuah trik atau perangkap.
Setelah diberi nomer telepon selulernya, pelaku sering menggoda korban.
Katanya, digoda lewat WA," papar Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani.
Begitu kian akrab, pelaku mulai melancarkan aksi tipu dayanya.
Salah satunya, pernah suatu hari, pelaku dirayu dengan diajak jalan-jalan.
Katanya, diajak cari makan dengan dibonceng sepeda motor oleh pelaku.
"Ia diajak jalan-jalan ke kota (Kota Blitar, yang berjarak sekitar 7 km).
Setelah diajak makan, korban diantarkan pulang dan orangtua korban tak tahu," ungkapnya
Puncaknya, Februari 2020 lalu, saat korban di rumah sendirian, pelaku memberanikan diri bertamu.
Mereka ngobrol di ruang tamu karena saat itu masih dalam proses pendekatan.
Mungkin, karena rumah korban sepi dan tahu korban siang itu hanya sendirian di rumah, pelaku yang sudah beristri dengan satu anak itu, mendadak punya niat jahat.
Korban dipaksa masuk ke dalam kamarnya.
"Ya, dirayu dan dipaksa. Akhirnya, pelaku berhasil merayunya hingga terjadi perbuatan tak senonoh," ungkapnya.
• Begini Cara Nikita Willy Atasi Jenuh: Pokoknya Enggak ke Tempat Ramai Gitu
• Masuk Jakarta Tanpa SIKM, 20 Pekerja Bangunan Asal Tegal dan Banyumas Terancam Bayar Rp 1,2 Juta
• Akademisi UI Jakarta: Kepanikan Terhadap Covid-19 Tak Sejalan Perilaku Mereka Seusai Lebaran
• Kiper PSIS Semarang Ini Sering Kerjai Wasit, Penampilannya Juga Mirip Virgil Van Dijk
5. Janji ceraikan istri
Berhasil memperdayai korban rupanya pelaku kian ketagihan, hingga berjanji akan menceraikan istrinya jika korban mau dinikahi.
Entah itu serius atau hanya bujuk rayu pelaku, itu diucapkan ke korban.
Mungkin tujuan pelaku, agar korban kian percaya dan kian tak berdaya menghadapi rayuan bejatnya.
"Korban juga diwanti-wanti agar bisa menyimpan rahasia hubungannya ini.
Kalau aman, pelaku berjanji menikahinya," ujarnya.
Karena pelaku berhasil meyakinkan korban, sehingga hubungannya selama ini aman-aman saja.
Bahkan, meski sudah berlangsung beberapa bulan, namun hubungan cinta terlarang itu tak tercium.
Hingga akhirnya pelaku terpergok dan kehamilan korban terkuak.
Saat ini Zr tak bisa berkutik dan ditahan di Polres Blitar.
"Karena keluarga korban sudah melapor dan si pelaku sudah mengakuinya (dugaan persetubuan anak di bawah umur), maka ia sudah kami tahan," kata AKBP Ahmad Fanani, Kapolres Blitar.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bayangan Berkelebat di Jendela Ungkap Aksi Bejat Seorang Sopir Truk, Nodai Siswi SMA Hinga Hamil,