Virus Corona Jateng
Usai Lebaran Ganjar 38 Ribu Alat Rapid Test ke Penjuru Jateng Untuk Tes Massal Deteksi Corona
Tingginya pergerakan masyarakat di bulan Ramadan dan lebaran, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan agar dilakukan rapid test massal.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Rival Almanaf
Saat ini rapid test yang tersisa sebanyak 12.363.
• Transgender di Perancis Menangi Pemilihan Wali Kota, Begini Programnya
• Truk Terperosok ke Jurang Sedalam 10 Meter Saat Dikendarai Gadis Berusia 14 Tahun
• Begini Skenario Ganjar untuk Penerapan New Normal di Jawa Tengah
• Wilayah Banyumas Raya Diguyur Hujan Lebat Malam Nanti, Simak Prakiraan Cuaca Menurut BMKG Hari Ini
"Sekarang kita tinggal meminta tempat kerumunan dirapid test. Selain mereka, yang pasti dirapid test seperti pemudik, pekerja migran, di pasar, mall atau berasal dari daerah epicentrum Covid-19," kata Ganjar.
Ganjar menjelaskan, pelaksanaan rapid test secara masal tersebut sudah sangat mendesak untuk melihat perkembangan pascaRamadan dan lebaran kemarin.
Terlebih, dirinya mendapat laporan data dari Universitas Indonesia yang menyebutkan pergerakan masyarakat Jawa Tengah versi Google sangat tinggi.
"Itu gambaran seluruh Jawa Tengah karena basisnya adalah mobile phone yang dia (warga) pakai itu dipantau, seberapa pergerakannya karena kan GPS-nya kan hidup. Ternyata, kita (Jawa Tengah, red) cukup tinggi. Artinya, masih banyak yang keluyuran dan kerumunan. Jadi potensi penularan tinggi," tandasnya. (kan)