Virus Corona Jateng

Usai Lebaran Ganjar 38 Ribu Alat Rapid Test ke Penjuru Jateng Untuk Tes Massal Deteksi Corona

Tingginya pergerakan masyarakat di bulan Ramadan dan lebaran, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan agar dilakukan rapid test massal.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan keterangan update tentang pasien positif corona di Jawa Tengah, di Puri Gedeh Semarang, Rabu (18/3/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tingginya pergerakan masyarakat di bulan Ramadan dan lebaran, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan agar dilakukan rapid test massal.

Untuk menunjang hal tersebut sampai saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah mendistribusikan 38.111 rapid test ke seluruh kabupaten/kota.

Ganjar menyampaikan, rapid test massal bakal menyasar pusat-pusat keramaian yang kemungkinan jadi epicentrum baru dan kemungkinan bisa jadi transmisi lokal.

"Beberapa bupati dan walikota sudah melakukan. Seperti di Kota Semarang kemarin, di Pasar Kobong langsung menemukan 26 (21 positif hasil tes swab dan 5 reaktif rapid test, red). Selain itu dua masjid di Semarang Barat menemukan 3," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Buntut Tawuran Antar Kampung di Cilacap, 9 Orang Ditahan Polres Cilacap

Petugas Covid-19 Perbatasan Banjarnegara Pekalongan Dikeroyok, 7 Orang Jadi Tersangka

Kemenkumham Sebut Wawancara Deddy Corbuzier dengan Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Melanggar

Remaja Ini Pukul dan Perkosa Gebetannya yang Berusia 15 Tahun di Toilet

Selain pusat-pusat keramaian tersebut, Ganjar juga mengatakan, jajarannya sampai saat ini terus melakukan penelusuran satu per satu orang dari daerah epicentrum.

Daerah epicentrum yang dimaksud misal dari Jakarta, Bogor, Gowa, dan Jawa Timur. Termasuk setelah outbreak terjadi di RSUP dr Kariadi, Salatiga, Purworejo, dan Kota Semarang.

"Kalau ini dirapid test lebih banyak lagi, kita akan tahu sebenarnya persebaran di masyarakat seperti apa representasinya," tuturnya.

Sampai saat ini 35 kabupaten/kota di seluruh Jawa Tengah telah menerima distribusi rapid test.

Ganjar mengatakan, pendistribusian rapid test tersebut ditujukan ke dinas kesehatan kabupaten/kota dan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Minggu lalu kita sudah mendistribusikan beberapa peralatan, bahkan ada inisiatif dari daerah melakukan rapid test sendiri," kata Ganjar.

Sebagai informasi, sampai saat ini total alat rapid test sebanyak 38.111 telah terbagi dalam dua tahap.

Tahap pertama, jumlah rapid test yang terdistribusi sebanyak 27.011. Untuk dinas kesehatan kabupaten/kota sebanyak 24.641, sementara untuk rumah sakit sejumlah 2.370.

Dari jumlah tersebut, yang sudah dilakukan pemeriksaaan sebanyak 22.337, dengan jumlah reaktif 809 orang dan nonreaktif 21.528.

Sementara, untuk tahap kedua, yang sudah didistribusikan ke 35 kab/kota sejumlah 11.100.

Sampai saat ini, sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 3.411. Dengan hasil 94 di antaranya reaktif dan 3.317 nonreaktif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved