Berita Pekalongan

Belasan Warga di Pekalongan Tetap Gelar Shalat Idul Fitri di Tengah Pandemi Virus Corona

Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, terasa berbeda dengan hari-hari biasanya. Tahun kemarin, perayaan Idul Fitri sangatlah indah sekali.

Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Indra Dwi Purnomo
Belasan warga gelar salat Idul Fitri 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H, terasa berbeda dengan hari-hari biasanya.

Tahun kemarin, perayaan Idul Fitri sangatlah indah sekali.

Mulai dari salat id di masjid ataupun lapangan, kemudian berkumpul dengan saudara, mudik lebaran, bersilaturahmi keliling desa, dan berlibur di tempat-tempat wisata yang masih hits.

Namun, di tahun ini hal-hal semacam itu tidak bisa dirasakan karena pendemi virus corona atau Covid-19.

17 Warga Pesanggrahan Kroya Rayakan Lebaran di Tempat Karantina

Detik-detik Truk Tangki BBM Pertamina Meledak di SPBU Wirosari Grobogan

Pasutri di Tasikmalaya Habiskan Malam Idul Fitri Dengan Mabuk-Mabukan Bareng Muda-mudi

Nekat, Emak-emak Sewa Ambulans Agar Lolos Penyekatan Mudik, Hasilnya?

Adanya virus corona, semua aktivitas masyarakat dibatasi.

Seperti, karantina mandiri lewat imbauan di rumah saja, penutupan rumah ibadah, adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), larangan mudik, hingga imbauan pelaksanaan salat id di rumah.

Bahkan lebaran kali ini hanya bisa bercengkrama melalui sambungan telepon.

Walaupun ada imbauan tersebut, beberapa masyarakat tetap menggelar salat id namun harus mematuhi protokol kesehatan.

Pantauan Tribunbanyumas.com, belasan warga perumahan puri sejahtera asri 2 Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tetap melaksanakan salat id di musala setempat, Minggu (24/5/2020) pagi.

Salat Id dilaksanakan pada pukul 06.30 WIB, namun warga telat berdatangan ke musala sejak pukul 06.00 WIB.

Meskipun salat dilakukan di dalam musala, namun warga tetap mematuhi protokol kesehatan mulai dari mandi, jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum masuk ke area musala.

"Dalam mencegah penyebaran virus corona, perumahan di sini sudah sangat hati-hati sekali.

Dari mulai masuk perumahan, semua kendaraan baik tamu atau warga harus diwajibkan untuk disemprot, dan mencuci tangan.

"Kita menggelar salat id ini karena inisiatif sendiri, karena banyak warga perumahan yang tidak pulang mudik dan untuk jamaahnya khusus warga perumahan sendiri," kata pengurus musala setempat Nasarudin kepada Tribunbanyumas.com.

Dalam pelaksanaannya, kami tidak lepas dari imbauan yang dianjurkan pemerintah seperti, sebelum masuk jamaah diwajibkan cuci tangan dan jaga jarak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved