Berita Semarang
17 Warga Pesanggrahan Kroya Rayakan Lebaran di Tempat Karantina
Warto (47) peserta karantina yang baru saja tiba di Pesanggrahan kemarin pagi mengaku selaku teringat rumah.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Merayakan lebaran di tempat karantina tentu pengalaman baru.
Warto (47) peserta karantina yang baru saja tiba di Pesanggrahan kemarin pagi mengaku selaku teringat rumah.
Hal itu membuatnya merasa tidak betah tinggal di tempat karantina.
"Rasanya terharu. Sudah di kampung halaman tapi tidak bisa ketemu sama keluarga dan saudara-saudara saat lebaran," ceritanya saat ditemui Tribunbanyumas, Minggu, (24/5/2020) di tempat karantina.
Warto nekat mudik ke kampung halaman persis saat lebaran kurang satu hari.
• Detik-detik Truk Tangki BBM Pertamina Meledak di SPBU Wirosari Grobogan
• Pasutri di Tasikmalaya Habiskan Malam Idul Fitri Dengan Mabuk-Mabukan Bareng Muda-mudi
• Nekat, Emak-emak Sewa Ambulans Agar Lolos Penyekatan Mudik, Hasilnya?
• Gelar Rapid Test Acak di Pusat Perbelanjaan, Gugus Tugas Covid-19 Kendal Temukan 26 Orang Reaktif
Ia menempuh perjalanan dari Jakarta ke Cilacap dengan sepeda motor.
Kendati sudah mengetahui bakal merayakan lebaran di tempat karantina, niatnya untuk pulang tidak pupus.
"Pagi dan sore keluarga datang ngantar makanan. Mungkin setelah ini ada yang jenguk ke sini. Sekarang sedang pada sibuk kayaknya," ucapnya menambahkan.
Hal yang sama juga dirasakan Edi Pratomo (24). Sudah enam hari dirinya tinggal di tempat karantina setelah pulang dari Makassar.
Dia pun merayakan lebaran di tempat karantina bersama 16 orang lainnya.
"Rasanya pahit, lebaran di tempat karantina. Di sini juga sudah jenuh. Hanya di sini terus tidak boleh ke mana-mana."
Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan tersebut memilih menaati aturan dari desa agar menjadi contoh pemudik yang lain.
Karena, menurutnya, masih ada beberapa pemudik yang enggan melakukan karantina.
Sementara itu Kepala Desa Pesanggrahan Sarjo mengatakan, terdapat 17 orang yang terpaksa merayakan lebaran di tempat karantina.
17 orang tersebut, kata dia, merupakan peserta karantina terbaru.