Berita Semarang
17 Warga Pesanggrahan Kroya Rayakan Lebaran di Tempat Karantina
Warto (47) peserta karantina yang baru saja tiba di Pesanggrahan kemarin pagi mengaku selaku teringat rumah.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Rival Almanaf
Mereka tiba di Pesanggrahan berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri. Sehingga harus merayakan lebaran di tempat karantina.
Menurut Sarjo, 17 orang tersebut baru pulang dari Jakarta, Jepara, Semarang, Makassar dan Karantina.
• Pemkab Batang Konfirmasi Penambahan 4 Positif Covid-19 di Malam Idul Fitri
• Malam Takbiran, Arus Lalu Lintas Pantura Pekalongan Lancar
• Malam Idul Fitri, 1 Orang Positif Corona Dari Hasil Swab Test Massal di Masjid-Masjid Kota Semarang
• Rawan Digunakan Nongkrong di Malam Lebaran, Pintu Masuk Teluk Penyu Dijaga Ketat
"Setiap warga Desa Pesanggrahan yang akan pulang dari merantau harus hubungi perangkat desa, jadi ketika tiba di Pesanggrahan langsung menuju tempat karantina," kata Sarjo kepada Tribunbanyumas.com, Minggu, (24/5/2020).
Selama menjalani karantina, ujar Sarjo, mereka diharuskan melakukan aktivitas yang dianjurkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kroya, seperti berjemur selama 25 menit di pagi hari dan senam pagi.
Meskipun Hari Raya Idul Fitri, tempat karantina yang bertempat di SD N 1 Pesanggrahan itu dijaga oleh relawan.
"Penjagaan seperti biasanya, 24 jam, dibagi tiga jam piket. Pagi sampai dijaga 23 relawan, siang sampai sore dijaga tiga relawan, malam sampai pagi dijaga empat relawan." tambahnya
Setelah menjalani karantina selama 14 hari, mereka akan diberi sertifikat sebagai tanda telah menyelesaikan karantina.(yun).