Pilkada Serentak 2020

Inspektur Purbalingga Diduga Juga Tidak Netral, Bawaslu: Serupa Tapi Beda Kegiatan dan Lokasi

Tidak hanya ASN di lingkungan Disdikbud Kabupaten Purbalingga yang diperiksa Bawaslu atas temuan video yel-yel, tetapi juga pihak Inspektorat.

TRIBUN BANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Inspektur Kabupaten Purbalingga, Widiyono. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Bawaslu Kabupaten Purbalingga kembali memeriksa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga tidak netral dengan memberikan dukungan terhadap satu bakal calon Bupati Purbalingga.

Tidak hanya ASN di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Purbalingga yang diperiksa Bawaslu atas temuan video yel-yel yang berdurasi 19 detik itu.

Bawaslu juga memeriksa ASN Inspektorat Kabupaten Purbalingga.

Dia adalah Inspektur Kabupaten Purbalingga, Widiyono yang diduga juga memihak satu di antara bakal calon Bupati.

Ombudsman Soroti Netralitas ASN Disdikbud Purbalingga, Siti Farida: Mirip Kasus di Sukoharjo

Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades

Tawarkan Mobil di Facebook, Komplotan Penipu Ini Tipu Korban di Wonosobo, Gondol Rp 83 Juta

Pemdes Sediakan Tempat Karantina Pemudik Makin Banyak, Total Capai 2.068 Ruang di Banyumas

Pada pemeriksaan tersebut, Bawaslu menemukan foto Widiyono saat pembentukan relawan satu di antara bakal calon Bupati di Desa Dawuhan, Kecamatan Padamara yang tersebar di media sosial.

Pada foto tersebut, Widiyono menggunakan pakaian bertuliskan "Langka Mundure" bersama satu di antara bakal calon Wakil Bupati Purbalingga.

Saat ditemui awak media seusai pemeriksaan, Widiyono berucap pakaian itu kebetulan dikenakan oleh komunitas lain.

Dirinya hanya diajak temannya saat mendatangi deklarasi tersebut.

"Saya cuma diajak teman. Waktu itu saya duduk di cafe dan kebetulan ada deklarasi."

"Tidak undangan pada deklarasi tersebut," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (13/5/2020).

Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Purbalingga hanya seputar kegiatan tersebut.

Dia mengelak kaos yang dikenakannya itu bukan merupakan kaos relawan.

Dirinya juga menampik adanya kegiatan memberikan dukungan.

"Saya tahu ada deklarasi setelah ada di situ. Saya datang bersama teman nongkrong di cafe itu dan tidak lama ada kegiatan itu," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved