Berita Purbalingga

Peringatan Nuzulul Quran Digelar Secara Virtual di Purbalingga

Untuk menafsirkan Alquran di dalamnya perlu diketahui asbabun nuzul, mutlak muqoyat, tafsirul qur'an, takwilul qur'an, ada tarjamatul Quran.

PEMKAB PURBALINGGA
Perayaan Nuzulul Quran yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga pada Sabtu (9/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Menapaki malam ke 17, Pemkab Purbalingga tetap melaksanakan peringatan Nuzulul Quran bersama masyarakat.

Namun ada yang berbeda perayaan Nuzulul Quran yang dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga pada Sabtu (9/5/2020).

Perayaan Nuzulul Quran di saat pandemi virus corona dilangsungkan secara virtual.

Diikuti oleh seluruh elemen masyarakat mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan.

Termasuk juga individu melalui live streaming.

BST Kemensos Mulai Dibagikan di Purbalingga, Melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara

Enggan Isolasi Mandiri, Puluhan OTG Corona Dijemput Paksa DKK Salatiga

Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades

Mengembirakan Hari Ini, Kasus Positif Virus Corona di Jateng Mulai Berkurang

Rangkaian Peringatan Nuzulul Quran ini dimulai dari pemutaran video sholawat li khomsatun, doa penangkal wabah, pembacaan ayat suci Alquran oleh H Rochani.

Khotmil Quran dipimpin KH Masyhudi Munir, tausiyah oleh Masrukin Abdul Majid, serta doa bersama oleh KH Roghib Abdurrahman.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, itu merupakan peringatan ketika kitab suci Alquran pertama diwahyukan sebagai mukjizat dan petunjuk seluruh muslim di dunia.

Meskipun peringatan ini diselenggarakan sederhana secara virtual kegiatan tersebut membawa hikmah meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt.

"Juga berdoa bersama, semoga wasilah dari Alquran yang juga sebagai obat atau AsySyifa."

"Obat dari segala penyakit ini mampu menyembuhkan bumi Indonesia dan Purbalingga dari pandemi Covid-19 atau virus corona," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (11/5/2020).

Pada kegiatan tersebut, Bupati yang akrab disapa Tiwi selalu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, meningkatkan kedisiplinan, dan kesadaran diri akan pandemi Covid-19.

"Sebagaimana kesepakatan yang telah dibuat bersama agar seluruh masyarakat menjalankan amaliyah Ramadan di rumah."

"Semata-mata untuk memutus mata rantai Covid-19 agar tidak bertambah," tukasnya.

Angkutan Liar Angkut Pemudik Makin Marak di Cilacap

Antisipasi Pemudik, Enam Jalur Masuk Ke Cilacap Melalui Dayeuhluhur Ditutup

PSBB Kota Tegal Bakal Dilonggarkan Jelang Lebaran, Tapi Wajib Patuhi Aturan Ini

Mulai Besok Selasa, KAI Jalankan KA Luar Biasa, Layani Tiga Rute Perjalanan

Sementara itu, Masrukin Abdul Majid dalam tausiyahnya menuturkan, menafsirkan Alquran tidak semudah yang dibayangkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved