Breaking News:

Larangan Mudik 2020

Angkutan Liar Angkut Pemudik Makin Marak di Cilacap

Kendati banyak bus yang tidak beroperasi, ribuan pemudik masih terus berdatangan di Kabupaten Cilacap hingga saat ini.

TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Kondisi sepi di Terminal Cilacap selama nyaris dua bulan terakhir ini akibat pandemi virus corona, Senin (11/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Koordinator Satuan Pelayanan Pelayanan Terminal Bangga Bangun Desa Cilacap, Alkori mengatakan sudah banyak bus yang tidak membuka trayek.

Bahkan, sudah lebih sebulan beberapa perusahaan otobus (PO) memilih berhenti beroperasi.

Kendati banyak bus yang tidak beroperasi, ribuan pemudik masih terus berdatangan di Kabupaten Cilacap hingga saat ini.

Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades

Antisipasi Pemudik, Enam Jalur Masuk Ke Cilacap Melalui Dayeuhluhur Ditutup

BST Kemensos Mulai Dibagikan di Purbalingga, Melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara

Mulai Besok Selasa, KAI Jalankan KA Luar Biasa, Layani Tiga Rute Perjalanan

Pemkab Cilacap merilis, pada Minggu (10/5/2020) sebanyak 64.685 pemudik telah tiba di Cilacap.

Dari banyaknya jumlahnya pemudik yang telah datang, tutur Alkori, disinyalir mereka menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan liar.

Menurut Alkori, di masa pandemi virus corona justru banyak orang memanfaatkan untuk membuka jasa angkutan liar.

"Barusan kami terima surat edaran dari Dishub Jateng."

"Dimana isinya mengintruksikan segera melakukan pengawasan dan penindakan terhadap angkutan liar," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (11/5/2020).

Menurut Alkori, kebijakan itu diambil setelah mendapati banyak orang yang menjalankan usaha angkutan tanpa izin resmi.

Selain itu juga, kata dia, mereka tidak mengindahkan penerapan protokol penanganan virus corona.

"Selanjutnya kami akan menggelar rapat dengan kepolisian dan pihak terkait untuk membahas pelaksanaan penindakan angkutan liar ini," imbuhnya.

Setelah dilakukan rapat, kata Alkori, baru akan diketahui pelaksaan teknis pengawasan dan penindakan tersebut.

Dan juga akan diketahui di titik mana akan dilakukan pengawasan. (Muhammad Yunan Setiawan)

Enggan Isolasi Mandiri, Puluhan OTG Corona Dijemput Paksa DKK Salatiga

Mengembirakan Hari Ini, Kasus Positif Virus Corona di Jateng Mulai Berkurang

UPDATE Corona Cilacap 11 Mei: Tambah 1 Pasien Positif Corona, 11 PDP Dinyatakan Negatif

Bantuan Sosial Kemensos Rp 600 Ribu Sudah Cair, Simak Cara dan Syarat Warga Semarang Mengambilnya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved