Larangan Mudik 2020
Antisipasi Pemudik, Enam Jalur Masuk Ke Cilacap Melalui Dayeuhluhur Ditutup
Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap yang berbatasan dengan Jawa Barat juga telah dipasang pos penjaringan.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pemberlakuan larangan mudik membuat daerah melakukan penjagaan di jalur perbatasan.
Kecamatan Dayeuhluhur Kabupaten Cilacap yang berbatasan dengan Jawa Barat juga telah dipasang pos penjaringan.
Selain itu juga, di daerah tersebut dilakukan penjagaan di jalur perbatasan yang lain.
• Cuma Diberi Rp 200 Ribu Tiap Warga, BLT Dana Desa di Purbasari Purbalingga, Begini Alasan Kades
• PSBB Kota Tegal Bakal Dilonggarkan Jelang Lebaran, Tapi Wajib Patuhi Aturan Ini
• BST Kemensos Mulai Dibagikan di Purbalingga, Melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara
• Mengembirakan Hari Ini, Kasus Positif Virus Corona di Jateng Mulai Berkurang
Camat Dayeuhluhur, Hari Winarno menerangkan, secara keseluruhan di Dayeuhluhur terdapat delapan akses pintu masuk ke Cilacap melalui Dayeuhluhur.
Tiga akses masuk yang berrbatasan dengan Kabupaten Banjar Patroman (Jawa Barat).
Yakni Mergo, Warung Bathol, dan Jembatan Sungai Cijolang 2 Panulisan Barat.
Sedangkan yang berbatasan dengan Ciamis, terdapat dua jalur masuk di Bingkeng dan Bolang.
Sementara itu, satu jalur lagi yakni di Kutaagung berbatasan dengan Kabupaten Kuningan.
Tidak hanya perbatasan antarkabupaten, perbatasan antar kecamatan juga ditutup.
Seperti dua jalur perbatasan dengan Kecamatan Wanareja, yakni di Dayeuhluhur dan Ciwalen.
Menurut Hari Winarno, dari delapan itu, enam sudah ditutup.
Dua dibuka dengan penjagaan personel gabungan.
"Perbatasan Mergo dan Perbatasan Bingkeng kami buka."
"Tetapi dengan penjagaan penjagaan ketat" katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/5/2020).
Lebih lanjut lagi, Hari mengatakan selama enam jalur perbatasan itu ditutup.