Sabtu, 9 Mei 2026

Virus Corona Jateng

Update Virus Corona Jateng: Sehari Bertambah 34 Kasus Baru, Simak Kabupaten yang Paling Terdampak

Kasus virus corona atau covid-19 di wilayah Jawa Tengah mengalami kenaikan jumlah kasus, terhitung hingga Selasa (5/5/2020) sore.

Tayang:
PEMPROV JATENG
Peta sebaran Covid-19 di Jawa Tengah berdasarkan Kabupaten/Kota, peta tersebut diunduh dari website corona.jatengprov.go.id, Senin (23/3/2020). Keterangan warna: Hijau: ODP, Kuning: PDP, dan Merah Positif Covid-19. 

Data 21 pasien positif corona tersebut, kata Tatto, sebagai berikut:

7 Pemudik dari Jakarta. Tujuh orang tersebut berasal dar Kecamatan Cimanggu.

3 orang eks Jamaah Gowa yang beralamat di Kecamatan Dayeuhluhur, Kecamatan Cilacap Selatan, dan Kecamatan Cilacap Tengah.

5 orang beralamat di Kecamatan Majenang.

2 orang beralamat di Kecamatan Wanareja.

1 orang dari Gombolharjo Kecamatan Adipala.

1 orang dari Slarang Kecamatan Kesugihan

1 orang dari Tritih Kulon Kecamatan Cilacap Utara.

1 orang dari Gunung Simping Kecamatan Cilacap Tengah.

Dengan adanya lonjakan jumlah pasien positif corona di Cilacap, Tatto meminta warga Cilacap untuk disiplin menjalankan jaga jarak, rajin cuci tangan dengan air mengalir, dan mengenakan masker kala berpergian.

"Semoga bencana ini segera berakhir," harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cilacap, Senin (4/5/2020) melaporkan, hingga saat ini pasien positif virus corona (Covid-19) secara keseluruhan berjumlah 20 orang.

Dengan rincian 15 orang masih dirawat dan satu orang telah meninggal.

Sedangkan untuk pasien positif corona yang sudah dinyatakan sembuh berjumlah empat orang.

Wali Kota Solo: Saya Lagi Siapkan Lagu Aja Mudik Bersama Didi Kempot

PSBB Kota Tegal Berakhir Besok Rabu, Dedy Yon: Akan Kami Ajukan Tahap Kedua

Ini Daftar Harga dan Spesifikasi Ponsel Xiaomi Terbaru, Ada Cashback Berlaku Sepanjang Mei

Bawaslu Panggil ASN Disdik Purbalingga yang Diduga Tidak Netral, Begini Hasil Pemeriksaan Sementara

Sementara itu, hingga kini total terdapat 1.456 Orang dalam Pemantauan (ODP).

Dengan rincian, 1.349 ODP selesai pantau, 107 orang masih dalam pemantauan.

Sementaran itu, Pasien dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 145 orang.

Dengan rincian, 68 orang telah dinyatakan negatif, 77 orang masih menunggu hasil laboratorium.

Gugus Tugas juga melaporkan sampai Senin, (5/5/2020) PDP yang meninggal sejumlah 17 orang. (Arl/Yun)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved