Berita Banjarnegara

Ketika Eks Napi Banjarnegara Jadi Relawan Masak hingga Bagikan Makanan ke Dhuafa

Ada yang beda pada kegiatan dapur umum gugus penanggulangan Covid 19 di Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Tribunbanyumas.com/ Khoirul Muzaki
Sejumlah warga asimilasi ikut memasak pada kegiatan dapur umum di komplek Setda Banjarnegara 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Ada yang beda pada kegiatan dapur umum gugus penanggulangan Covid 19 di Banjarnegara.

Beberapa orang berseragam polisi bahu membahu menyiapkan makanan untuk warga tak mampu.

Ada yang bertugas memotong sayuran, meracik bumbu, hingga berkutat di depan tungku.

Belasan TKI Ditelantarkan di Hutan Bakau Dua Hari Tidak Makan, Polisi Lakukan Evakuasi

SEPAKAT! 20 Klub Peserta Seri A Italia Komitmen Selesaikan Kompetisi hingga Akhir Musim, Jika . . .

100 Orang Pegawai Rokok Sampoerna Lakukan Tes Swab, 34 Diantaranya Positif Corona

Rapid Test Tiga PDP Corona di Grobogan Reaktif Namun Enggan Dirawat di RS, TNI Polri Turun Tangan

Tetapi siapa sangka, di antara para koki berseragam polisi itu, ada sejumlah eks warga binaan berpakaian sipil ikut berbaur.

Bersama petugas, mereka yang mendapat asimilasi menyusul kebijakan Kemenkum HAM untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 ini, membantu menyiapkan makanan untuk kaum dhuafa.

Polres Banjarnegara memilih mengedepankan kegiatan preemtif dengan merangkul mantan narapidana yang dibebaskan melalui program asimilasi tersebut.

Caranya, mereka dilibatkan dalam berbagai bentuk kegiatan bakti sosial, termasuk untuk mengurus dapur umum.

Kapolres Banjarnegara Kapolres Banjarnegara, AKBP I G.A D.P Nugraha mengatakan, melalui pelibatan langsung dalam kegiatan-kegiatan sosial, warga asimilasi ini diharapkan akan terbiasa berada di tengah-tengah masyarakat.

"Sehingga mereka tidak dikucilkan dan dapat diterima kembali di tengah-tengah masyarakat,” papar Kapolres Banjarnegara.

Pelibatan warga asimilasi dalam kegiatan bakti sosial itu juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi mereka sehingga tidak mengulangi perbuatan yang bertentangan dengan hukum.

Melalui program itu, Kapolres berharap mereka tumbuh kesadaran untuk saling membantu sesama saat kembali ke masyarakat nanti.

"Ini untuk mengedukasi masyarakat bahwa mereka masih memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih baik,"katanya.

Haryadi, warga asimilasi merasa bangga diundang Kapolres Banjarnegara bersama rekannya yang lain untuk membaur bersama TNI, Polri dan instansi lain dalam pelaksanaan kegiatan dapur umum.

Melalui kegiatan sosial semacam, ia ingin membuktikan bahwa eks warga binaan pun bisa berbuat baik untuk masyarakat.

Arab Saudi Longgarkan Aturan Lockdown, Bersiap Sambut Pelaksanaan Ibadah Haji?

4 Pasar di Kota Tegal Mulai Terapkan Physical Distancing

Baru Keluar Penjara Bakar Rumah Mertua karena Ditolak Istri, Eks Napi Asimilasi Kembali Dibui

Timnya Dihajar 8-0, Pemain Ini Tak akan Pernah Lupakan Kebaikan Hati Lionel Messi

"Kami merasa bangga berbaur bersama TNI, Polri dan masyarakat untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Haryadi.

Tidak hanya membantu memasak, warga asimilasi itu juga dilibatkan dalam pembagian makanan untuk berbuka bagi kaum dhuafa di wilayah kota Banjarnegara.

Warga asimilasi ini juga akan dilibatkan dalam kegiatan bakti sosial lain, yakni membagikan sembako kepada masyarakat terdampak COVID 19 di wilayah Banjarnegara. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved