Berita Kendal

BLT Dana Desa Paling Lambat Awal Mei Sudah Cair, Bupati Kendal: Coret Jika Dapat Dobel Bantuan

Setiap desa akan mengalokasikan dana yang ada guna membantu kebutuhan warga yang berhak sebesar Rp 600 ribu per keluarga selama 3 bulan.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
DOK KEMENDES PDTT
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar. 

"Dukungan (pencegahan corona) tentunya sudah kami lakukan melalui pencegahan."

"Kami dorong lewat dana desa juga untuk BLT. Dari 18 desa sudah musyawarah desa."

"Data yang kami terima masing-masing desa bisa mendata lebih dari 100. Semoga saja bisa merata," terangnya.

Terpisah, Bupati Kendal, Mirna Annisa berharap BLT Dana Desa yang diberikan kepada masyarakat tidak terjadi tumpang tindih.

Artinya setiap penerima secara otomatis tidak berhak menerima bantuan lain alias ganda.

Karenanya, ia minta agar Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama pihak desa, kecamatan, maupun Dinas Sosial agar lebih teliti.

Terlebih banyaknya bantuan sosial, baik tunai maupun non tunai datang dari pemerintah.

Entah itu dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa melalui Dana Desa (DD).

Katanya, tim gugus tugas bersama perangkat desa hingga ke tingkat RT dan RW telah mengadakan musyawarah terkait pendataan calon penerima bantuan.

“Musyawarah sedang dilakukan, kami harap jangan sampai dalam satu orang atau satu keluarga menerima lebih dari satu bantuan."

"Jika hal itu sampai terjadi, kami minta salah satu dicoret dan bantuan yang diterima wajib dikembalikan oleh pihak penerima," terangnya.

Ia mengatakan, bantuan tersebut saat ini masih dirumuskan agar calon penerima benar-benar orang yang berhak menerimanya tanpa harus ada kecemburuan sosial.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk ikut serta mengawasi penyaluran dana dan segera melaporkan kepada perangkat desa setempat.

"Penerima di Kendal dari tingkat pusat terdata ada sekira 14 ribu penerima (sesuai) data."

"Setelah itu kami berangsur memberikan bantuan sama tapi tidak tumpang tindih."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved