Breaking News:

Berita Pendidikan

Belajar di Rumah Kembali Diperpajang, Disdikbud Jateng: KBM Mandiri Hingga 16 Mei 2020

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara mandiri di rumah kembali diperpanjang sampai 16 Mei 2020 untuk siswa SMA, SMK, dan SLB di Jawa Tengah.

Tribunbanyumas.com/Mamdukh Adi Priyanto
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Jumeri. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Disdikbud Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan kebijakan perpanjangan masa sekolah dalam jaringan (daring) untuk siswa SMA, SMK, dan SLB.

"Mempertimbangkan darurat pandemi Covid-19 hingga saat ini belum mereda, maka ini guna mencegah mata rantai penularan dan penyebarannya."

"Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara mandiri di rumah kembali diperpanjang sampai 16 Mei 2020," tulis Kepala Disdikbud Jateng, Jumeri dalam Surat Edaran (SE) pada Rabu (24/4/2020).

Berburu Kraca Jelang Berbuka Puasa, Masakan Keong Sawah Khas Banyumas, Primadona Warga Saat Ramadan

Remaja Penderita TB Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara: Padahal Hasil Rapid Test Negatif

Di Banyumas, Emak-emak Kembali Giatkan Belanja di Warung Tetangga, Begini Manfaatnya

Anggota Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Ikuti Pelatihan Pencegahan Covid-19, Ini Tugas Mereka

Dalam SE bernomor: 443.9/09007 itu, Jumeri juga menyampaikan perpanjangan KBM daring juga akan dievaluasi sesuai keadaan status kedaruratan.

"KBM daring selama bulan Ramadan agar difokuskan pada upaya peningkatan keimanan."

"Penguatan pendidikan karakter, dan secara terus-menerus mendorong peserta didik untuk taat terhadap kebijakan pemerintah."

"Khususnya terkait pencegahan penularan dan penyebaran Covid-19," ajaknya melalui Tribunbanyumas.com, Kamis (30/4/2020).

Dalam surat itu juga disebutkan, mengenai penyelenggaraan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei.

Hendaknya itu dapat dijadikan momen membangun pendidikan yang semakin berkualitas.

"Semangat Hardiknas dimaksud kiranya terus digelorakan di tengah keprihatinan bangsa Indonesia menghadapi pandemi Covid-19."

"Sehingga, berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah memperoleh dukungan dari seluruh lapisan masyarakat."

"Yakni untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini segera berakhir," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMA Kota Semarang, Wiharto menyampaikan, butuh banyak dukungan dari semua pihak dalam mendukung anak belajar di rumah.

"Ya, orangtua harus ikut memantau dan selalu mendampingi putra putrinya di rumah."

"Hal itu agar semuanya bisa berjalan dengan baik, demi kesuksesan putra-putrinya," ungkap Kepala SMA Negeri 3 Semarang itu. (Muhammad Sholekan)

Cerita Penghuni Pertama GOR Satria Purwokerto, Saya Kedinginan, Clingak-clinguk Tidak Bisa Tidur

Aturan Wajib Dipatuhi Pemdes, BLT Dana Desa Dilarang Berbentuk Sembako

Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Belum Ada yang Cair, Pemkab Purbalingga: Masih Pendataan

Ikut Lelang di Kediri, Jersey Pelatih PSCS Cilacap Laku Rp 2,6 Juta

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved