Berita Kuliner

Berburu Kraca Jelang Berbuka Puasa, Masakan Keong Sawah Khas Banyumas, Primadona Warga Saat Ramadan

Jika berkunjung ke Banyumas, sempatkanlah mencoba masakan khas Banyumas Kraca olahan keong yang lezat.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ramadan tahun ini memang terasa berbeda karena harus menjalaninya di tengah pandemi Covid-19.

Namun demikian, banyak warga di Banyumas yang tetap memburu berbagai olahan pangan kesukaan.

Seperti halnya makanan khas Banyumas yang selalu menjadi primadona saat Ramadan, yaitu Kraca (keong sawah).

Remaja Penderita TB Positif Covid-19, Bupati Banjarnegara: Padahal Hasil Rapid Test Negatif

Di Banyumas, Emak-emak Kembali Giatkan Belanja di Warung Tetangga, Begini Manfaatnya

Cerita Penghuni Pertama GOR Satria Purwokerto, Saya Kedinginan, Clingak-clinguk Tidak Bisa Tidur

Sebagian orang, menganggap keong adalah hama bagi para petani di sawah.

Tetapi siapa sangka, makhluk kecil bercangkang ini dapat menjadi olahan makanan yang sedap dan nikmat.

Warga Banyumas menyebut olahan keong tersebut dengan sebutan 'Kraca'.

Jika kamu sedang atau memiliki tujuan ke Kabupaten Banyumas, maka akan dengan mudah mendapati kraca.

Ada salah satu tempat penjual kraca yang sudah tersohor di wilayah Purwokerto, Banyumas.

Tempat itu adalah warung Bu Lan milik Khamlani (60) warga Jalan Kauman Lama, Kecamatan Purwokerto Timur.

Pantas menyandang sebagai warung penjual kraca tersohor, sebab Khamlani sudah berjualan sejak 1995.

Keong dimasak menggunakan bumbu pedas, tapi bukan pedas merica.

"Bumbu rahasianya adalah rempah- rempah seperti cabai dan lengkuas, sereh, kunyit, dan sebagainya," ujar Khusnani istri Khamlani kepada  Banyumas.com'>Tribun Banyumas.com, Kamis (30/4/2020).

Khusnani bercerita, jika penjualan Kraca tahun ini memang sedikit berbeda karena masa sulit di tengah pandemi Covid-19.

Juli Diyakini Pandemi Virus Corona Berakhir di Indonesia, Tapi Syaratnya Kompak Lakukan Ini

Silakan Pilih Denda Rp 50 Ribu atau Kurungan 3 Bulan, Sanksi Warga Tidak Pakai Masker di Banyumas

Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap

"Kalau sedang tidak seperti ini bisa sampai 150 kilogram."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved