Larangan Mudik 2020

Halau Pemudik, GT Kalikangkung Semarang Mulai Dijaga Petugas Gabungan

Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang disekat oleh petugas gabungan untuk halau pemudik masuk Kota Semarang, Senin (27/4/2020).

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AKHTUR GUMILANG
Sebuah truk melewati GT Kalikangkung, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Senin (27/4/2020). Berlaku hari ini pula, di gerbang tol tersebut disekat dan dijaga petugas gabungan untuk halau pemudik masuk Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang disekat oleh petugas gabungan, Senin (27/4/2020).

Penyekatan itu untuk menghadang para pemudik yang berdatangan dari arah Jakarta ataupun sebaliknya.

Penyekatan ruas tol ini sehubungan dengan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) oleh Pemkot Semarang per Senin (27/4/2020) ini.

UPDATE 27 April - Terkonfirmasi 44 Sembuh, 22 Meninggal, Tambah 214 Pasien Positif Corona

Juli Diyakini Pandemi Virus Corona Berakhir di Indonesia, Tapi Syaratnya Kompak Lakukan Ini

Makin Sulit Tutup Biaya Operasional, Layanan Video Streaming HOOQ Resmi Setop 30 April

Masa Berlaku Paspor Habis Tapi Terdampak Lockdown? Ini Petunjuk Pemerintah Buat WNI di Luar Negeri

Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang Batang (JMSB), Arie Irianto mengatakan, petugas di lapangan telah disiagakan.

Mereka bertugas untuk memutar balikkan arah kendaraan yang masuk maupun keluar GT Kalikangkung Semarang.

"Pemudik yang datang dari arah barat Jakarta kami pantau."

"Karena PKM telah diberlakukan di Semarang sehingga setiap kendaraan pribadi yang lewat GT Kalikangkung kami minta putar balik."

"Diminta untuk kembali ke daerah asalnya," kata Arie kepada Tribunbanyumas.com, Senin (27/4/2020).

Arie menekankan, proses penghadangan dilakukan secara berkala.

Dia berkata, sampai saat ini arus kendaraan pemudik yang masuk GT Kalikangkung, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang merosot drastis dari kondisi normal.

Dia menyebut, jumlah kendaraan yang masuk ruas Tol Semarang-Batang berkurang hingga 40 persen jika dibanding arus normal maupun mudik 2019.

"Dahulu mencapai puluhan ribu unit, kini rata-rata paling mentok belasan ribu."

"Kondisi arus lalu lintas terutama pemudik yang masuk ruas GT Kalikangkung turun 40 persen," jelasnya.

Awas Produk Pangan Kadaluarsa di Banyumas, Sehari Saja Loka POM Temukan 200 Item

Fisik Sudah Rampung, Rumah Sakit Darurat di Kendal Juga Bisa Tampung ODP Lansia

Pedagang Takjil Diperbolehkan Berjualan, Asal Ikuti Aturan Pemkab Cilacap Ini

Delapan Penumpang Mobil Travel Dinyatakan Positif, Dinkes: Hasil Rapid Test Warga Cimanggu Cilacap

Pegawai Tol Status ODP

Arie mengatakan, pengawasan langsung ruas Tol Semarang-Batang saat ini hanya dilakukan petugas operasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved