Teror Virus Corona
Tambah Lagi, Pasien Positif Corona di Salatiga, Warga Sidorejo Sering Pergi ke Semarang
Total warga di Kota Salatiga yang dirawat secara intensif akibat Covid-19 seluruhnya berjumlah 7 orang pada Selasa (21/4/2020).
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pasien positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Kota Salatiga kembali bertambah, Selasa (21/4/2020).
Total warga di Kota Hati Beriman yang dirawat secara intensif akibat Covid-19 seluruhnya berjumlah 7 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah mengatakan, pasien positif corona ketujuh ini, berjenis kelamin laki-laki berumur 50 tahun.
Pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.
• Perantauan Dilarang Mudik, Ganjar Yakin Masyarakat Jateng Bisa Gotong Royong Saling Membantu
• Sehari Ada 375 Kasus Baru Positif Corona di Indonesia, Data 21 April Total 7.135 Pasien
• Korban PHK Kendal, Daru Bersama Istri Bikin Mie Ayam Mika, Seporsi Cuma Rp 5.000
"Pasien memiliki riwayat sering perjalanan pulang pergi Salatiga-Semarang."
"Kami masih melakukan tracking aktivitas dan kontak pasien tersebut," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (21/4/2020).
Menurut Zuraidah, sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, pasien itu berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
Selama masa isolasi, pasien dipantau ketat oleh petugas Puskesmas Sidorejo.
Kemudian, Puskesmas mendapat laporan dari Lurah Blotongan kalau yang bersangkutan mengalami demam tinggi disertai batuk serta sesak napas.
"Akhirnya, petugas Puskesmas merujuk pasien tersebut ke rumah sakit."
"Selanjutnya dilakukan tes swab dan hasilnya positif Covid-19," katanya.
• Warga Minta Dispensasi Nikah Masih Tinggi di Semarang, Didominasi Karena MBA
• Bulog Terus Serap Gabah Petani Banyumas, Saat Ini Sudah Capai 158 Ton
• Hari Kartini, PKK Kabupaten Banyumas Bagi Sembako, Erna Husein: Khususnya Warga Berstatus ODP
Ia menambahkan, sebelum dilakukan isolasi di RSPAW Salatiga petugas medis Puskesmas Sidorejo secara rutin mengecek kondisi kesehatan dan memberikan obat.
Dikatakannya, selama ODP pasien terbilang kondisinya baik dan sehat.
Hanya saja kemudian, mengalami demam tinggi, batuk dan sesak napas, selanjutnya dirujuk ke rumah sakit.
"Sementara jumlah orang tanpa gejala (OTG) di Salatiga dari hari ke hari semakin bertambah per hari ini menjadi 209 orang."