Virus Corona Banyumas

Peserta Ijtima Ulama di Gowa Asal Banyumas Positif Corona, 192 Lainnya Jalani Rapid Tes, 30 Positif

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan jika sudah melakukan rapid tes sebanyak 192 orang dari klaster Ijtima Ulama di Gowa.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein menunjukkan contoh stiker tentang virus corona yang akan dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk sosialisasi, Senin (16/3/2020). 

"Baru pada tanggal 8 April 2020 salah satu peserta ijtima menujukan covid-19, yaitu pasien yang di Kober dan satu pasien yang ada di Patikraja, sehingga kemudian di lacak kembali," paparnya.

Sementara pasien dari Kober baru mulai muncul gejala pada 8 April 2020.

Namun demikian rapid tes adalah hanya sebagai indikator.

Biasanya kalau hasil rapid tes nya positif hampir bisa dipastikan swab nya positif.

Tetapi kalau masa inkubasinya sudah lewat, maka swabnya nanti akan menjadi negatif.

12 Jam Setelah Dinyatakan Sembuh Dari Virus Corona, Pemudik Asal Jakarta Meninggal Dunia

Tidak Ada Nama Bruno Silva Dalam Daftar Striker Berbahaya Versi Penjaga Gawang Madura United

Cuma 4 Kasus Kematian Akibat Corona di Hongkong Meski Tidak Terapkan Lockdown, Bagini Cara Mereka

Dampak Virus Corona 1,9 Juta Pekerja Sudah di-PHK dan Dirumahkan, Begini Imbauan Menaker

Masyarakat juga supaya jangan menjadi salah persepsi.

Sampai dengan saat ini pasien positif covid-19 di Banyumas yang berasal dari Kluster Ijtima Ulama ada 5 orang.

"Swabnya positif yang di Kober itu ada 4 orang yaitu ayah ibu anak dan cucu.

Sementara yang berasal dari Patikraja ada 1 sehingga total ada 5," tandasnya.

Pasien yang ada di Patikraja juga sudah di lakukan rapid tes sebanyak 17 orang kontak terdekat dan hasilnya adalah negatif. (TribunBanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved