Breaking News:

Berita Gadget

Cek IMEI Sebelum Membeli, Ponsel Ilegal Tidak Lagi Bisa Digunakan di Indonesia

Berlaku mulai Sabtu (18/4/2020), seluruh ponsel ilegal atau black market (BM) tidak akan bisa lagi digunakan di Indonesia.

Editor: deni setiawan
SHUTTERSTOCK/NATALE MATTEO
ILUSTRASI terkait IMEI dan kartu SIM Ponsel. 

Untuk dapat mengetahui legalitas ponsel, pengecekan dapat dilakukan melalui halaman imei.kemenperin.go.id, cantumkan nomor IMEI ponsel yang akan dibeli.

Jika terdaftar, ponsel akan dapat terhubung dengan jaringan seluler dan dapat digunakan.

Jika tidak, maka ponsel tidak dapat terhubung ke jaringan seluler.

Ponsel BM yang aktif sebelum 18 April 2020 masih bisa digunakan.

Meski demikian, ponsel black market yang sudah aktif atau pernah digunakan dengan kartu SIM sebelum 18 April 2020 masih akan tetap berfungsi sebagaimana biasanya.

Sebab, peraturan ini hanya berlaku untuk ponsel ilegal yang aktif setelah 18 April 2020.

Guguran Awan Panas Gunung Semeru Hingga 2.000 Meter, Lama Gempa 300 Detik

75 WNI Positif Corona di India, Menlu Retno Marsudi: Peserta Jemaah Tabligh

16 Peserta Ijtima Ulama Jamaah Tabligh Asal Banjarnegara Reaktif Corona, Bupati: Masih Ada Lainnya

Teriman Bantuan APD, RSI Banjarnegara Masih Butuhkan Rapid Test, Direktur: Untuk Skrining Awal

Artinya, pengguna yang sudah menggunakan ponsel BM sebelum 18 April 2020 tak akan merasakan perubahan apa pun.

Dengan diterapkannya peraturan ini, pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk membeli perangkat smartphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) yang legal atau resmi di Tanah Air.

Jika terpaksa untuk membeli ponsel di luar negeri, pemerintah hanya mengizinkan untuk membawa masuk maksimal dua perangkat setiap orangnya. 

Adapun ponsel yang dibawa masuk (hand carry) dengan harga minimal 500 dollar AS (sekira Rp 7 juta) akan dikenai pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved