Berita Cilacap

Bentuk Seksi Pemakaman di 10 Desa, Camat Maos: Sekadar Antisipasi Hal Terburuk Covid-19 Cilacap

Untuk mengantisipasi hal buruk itu terjadi di Kecamatan Maos, telah membentuk seksi pemakaman jenazah korban virus corona di 10 desa.

KECAMATAN KARANGREJA PURBALINGGA
ILUSTRASI - Prosesi pemakaman jenazah PDP di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Kedoya, Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bila mengacu data Pemkab Cilacap, Kecamatan Maos menjadi daerah yang paling sedikit terpapar virus corona.

Sampai saat ini, Senin (13/4/2020) merujuk pada Laporan Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, tercatat ada lima berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Kendati demikian, Camat Maos, Bintang Dwi Cahyono tetap menyiapkan kemungkinan terburuk bila terjadi.

Ditemukan Tas Mencurigakan di Cilacap, AKP Onkoseno: Masih Kami Proses

Sanksi Bakal Diberikan, Bila Berat Badan Pemain PSCS Cilacap Bertambah

PDP Cilacap Dinyatakan Negatif Virus Corona, Sempat Dirawat di RSUD Banjar Patroman

Seperti yang sekarang ini marak terkait penolakan pemakaman jenazah pasien virus corona di beberapa daerah.

Dwi Cahyono menambahkan, untuk mengantisipasi hal buruk itu terjadi di Maos, telah membentuk seksi pemakaman jenazah korban virus corona di 10 desa.

"Awalnya pada waktu itu ada warga Maos Lor dirawat di RS Cibitung, Bekasi."

"Warga itu berstatus PDP dan meninggal di sana. Lalu jenazahnya dimakamkan di sini."

"Saat akan dimakamkan. Tiba-tiba petugas makam ketakutan dan tidak ada yang berani memasukan jenazah ke liang lahat."

"Sehingga kepala desa (Kades) dibantu yang lain yang memasukkan jenazah tersebut," kata Dwi Cahyono kepada Tribunbanyumas.com, Senin (13/4/2020).

Petugas makam ketakutan karena saat itu baru pertama kali memakamkan jenazah pasien virus corona.

Terlebih diwajibkan memakai alat pelindung diri, seperti masker dan pelindung badan.

Bahkan jenazah saja tidak boleh disemayamkan di rumah duka, tetapi langsung dikuburkan.

"Setelah kejadian itu kami kumpulkan 10 kades dan disepakati setiap desa membentuk gugus tugas sendiri."

"Nah, di gugus tugas itu ada seksi pemakaman," ujar Dwi.

Penghuni Gang Sadar Baturraden Dipulangkan, Wabup Banyumas: Mereka Diangkut Lima Bus

Satu Lagi, PDP Terkonfirmasi Positif Corona di Banyumas, Riwayat Pernah Jenguk Pasien Asal Cilacap

Lockdown Dusun Bawahan Dibuka, Pemdes Gunungwuled Purbalingga: Warga Kini Boleh Keluar Rumah

Di seksi pemakaman ini, lanjut Dwi, sudah terdapat beberapa tim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved